Pancasila Dihina, TNI Hentikan Kerja Sama Militer dengan Australia

4164

Moslemtoday.com : Tentara Nasional Indonesia (TNI) memutuskan penghentian sementera atau moratorium kerja sama dengan angkatan bersenjata Australia atau Australian Defence Force (ADF). Latar belakang moratorium kerja sama itu karena TNI tak berkenan dengan sikap ADF yang melecehkan Pancasila.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal Wuryanto yang dikonfirmasi soal itu pun membenarkannya. Menurutnya, Australia juga harus menghormati Indonesia.

“Salah satunya itu (pelecehan Pancasila, red) penyebabnya. Jadi saling menghargai dan menghormati kan perlu,” ujar Wuryanto, Rabu (4/1).

Lebih lanjut lulusan Akademi Militer 1987 itu menjelaskan, untuk sementara waktu TNI tidak lagi menggelar kerja sama latihan militer dengan Australia. Wuryanto menegaskan, dalam kerja sama harus ada prinsip saling menghargai dan menguntungkan.

“Intinya gini kerja sama ini mestinya harus saling menguntungkan, saling memberikan manfaat, saling menghormati dan saling menghargai,” katanya.

Merujuk pada informasi beredar, penyebab moratorium kerja sama militer itu adalah saat tim personel Kopassus TNI AD terlibat latihan bersama dengan pasukan komando Australia, Special Air Service Regiment (SARS) di Perth.

Dalam latihan itu, salah seorang instruktur Kopassus melihat ada unsur penghinaan terhadap simbol Pancasila di fasilitas militer milik pasukan elite Australia tersebut. Dimana terdapat materi yang terpampang pada dinding pangkalan militer tersebut yang menghina dasar negara Indonesia, Pancasila. Oleh militer Australia, Pancasila diplesetkan menjadi PANCAGILA, dengan membuat “lima prinsip gila”.

Sumber : Republika | JPNN | Tempo

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here