Para Menteri Teluk Mengadakan Pembicaraan Penting Sebelum KTT GCC

    537

    Moslemtoday.com : Para menteri luar negeri dari enam negara Teluk telah bertemu di Kuwait dalam salah satu pertemuan resmi tertinggi sejak kuartet Arab yang dipimpin Arab Saudi memutuskan hubungan dengan Qatar.

    Pertemuan hari Senin datang sehari sebelum pertemuan puncak Dewan Kerjasama Teluk (GCC), sebuah aliansi regional Arab yang saat ini menghadapi krisis diplomatik terburuk karena perselisihan dengan Qatar.

    Sheikh Sabah Al Khaled al-Hamad Al Sabah, menteri luar negeri Kuwait, saat membuka pertemuan pendahuluan, mengatakan persatuan dan solidaritas GCC tetap utuh meski ada berbagai tantangan dan perselisihan, kata Kantor Berita Kuwait (KUNA), seperti dilansir dari Al Jazeera, Selasa, (5/12/17).

    KUNA mengatakan bahwa Sheikh Abdullatif bin Rashid al-Zayani, selaku sekretaris jenderal GCC, meminta diadakannya hubungan strategis antara negara-negara anggota saat menggambarkan pertemuan tingkat menteri sebagai salah satu keberhasilan KTT tersebut.

    Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menteri luar negeri Qatar mengatakan bahwa dia berharap KTT GCC akan memberikan solusi untuk mengakhiri perselisihan regional tersebut.

    Agenda pertemuan puncak tahun ini belum diumumkan, namun blokade Qatar diperkirakan akan menjadi isu penting dalam diskusi GCC.

    ‘Situasi Sulit’

    Jamal Elshayyal dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Kuwait City, mengatakan bahwa para pemimpin Arab Saudi, UEA dan Bahrain menemukan diri mereka berada dalam “situasi sulit”.

    “Di satu sisi, jika mereka hadir, itu akan dianggap sebagai tanda kelemahan oleh orang-orang mereka setelah berbulan-bulan memblokade Qatar dan memaksa Qatar untuk memenuhi daftar tuntutan Teluk.”

    “Namun, jika mereka tidak hadir, mereka akan dituduh menabur perpecahan di antara GCC dan menghalangi mediasi Kuwait untuk membawa semua pihak yang berselisih ke meja perundingan.”

    Pada bulan Oktober, Sheikh Al Sabah memperingatkan potensi runtuhnya GCC jika krisis terus berlanjut. KTT GCC terakhir diadakan di Bahrain pada 2016.

    GCC didirikan pada tahun 1981 untuk kerjasama kemitraan ekonomi, perdagangan, sosial budaya dan keamanan oleh negara-negara serumpun di Jazirah Arab. (DH/MTD)

    Sumber : Al Jazeera

    comments

    Loading...

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here