Patuhi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Ahmadinejad Batal Nyapres

1963

Moslemtoday.com : Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad menyatakan kepatuhannya pada pemimpin tertinggi di negaranya, Ayatollah Ali Khamenei. Menjelang pemilu 19 Mei 2017, muncul spekulasi bahwa Ahmadinejad akan kembali ke panggung politik.

Namun Presiden Iran keenam tersebut memastikan tidak akan mencalonkan diri sebagai kepala negara untuk ketiga kalinya setelah mendengar saran dari Khamenei.

Dilansir dari Aljazeera, Kamis, (29/9/2016) Ahmadinejad menyatakan sesuai dengan arahan dari pemimpin tinggi revolusi Iran, saya menegaskan tidak akan mengambil bagian dalam pilpres Iran tahun depan. Khamenei menyarankan saya bahwa alangkah tidak bijaksananya untuk kembali mencalonkan diri. Diyakini bahwa ini adalah jalan terbaik yang menguntungkan semua pihak, baik untuk kepentingan mereka berdua (individu) juga untuk kedua negara.

Ahmadinejad terpilih sebagai presiden Iran untuk pertama kalinya pada 2005. Dia kembali dinobatkan untuk mengemban tugas memimpin negara pada pilpres empat tahun kemudian.

Terpilihnya Ahmadinejad pada pilpres 2009 mendapat protes dari rakyat Iran. Banyak warga turun ke jalan menolak pencalonan kedua Ahmadinejad.

Jumlah pendemo dalam peristiwa tersebut tercatat sebagai yang terbanyak dalam sejarah revolusi Iran, sejak Khamenei berkuasa pada 1979. Aksi unjuk rasa ini berujung konflik yang menewaskan beberapa orang dan membuat ratusan lainnya dibui.

Meski dikenal bersahaja di dalam negerinya, pria kelahiran Aradan tersebut dikritik karena membuat Iran menjadi semakin terisolasi dari dunia luar. Hubungan dengan AS pun memburuk setelah ia mempertahankan pendapatnya dengan mengembangkan senjata nuklir. Dia juga dengan berani mempertanyakan holocaust.

“Saya dengan bangga akan tetap menjadi seorang prajurit revolusi biasa dan pelayan bagi semua rakyat Iran,” ucapnya.

Mundurnya Ahmadinejad dari bursa politik, pertarungan jadi terasa lebih ringan bagi presiden petahana, Hassan Rouhani untuk menjalankan periode keduanya di pemerintahan. Selain Ahmadinejad, kandidat laini yang juga mengundurkan diri adalah mantan komandan Garda Revolusi Iran, Mohsen Rezai.

Sumber : Aljazeera | Weblink : http://www.aljazeera.com/news/2016/09/iran-ahmadinejad-rules-presidential-bid-160927154820254.html

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here