Paus Fransiskus Sedih Mendengar Dua Mantan Biarawati Menikah Sesama Jenis

3398
Pope saddened by news of lesbian nuns marrying -archbishop

Moslemtoday.com : Paus Francis marah sekaligus sedih mendengar bahwa dua mantan biarawati telah melangsungkan pernikahannya dalam sebuah upacara sipil di Italia. Perihal kemarahan Paus Fransiskus tersebut disampaian Wakil Menteri Luar Negeri Vatikan, Uskup Agung Angelo Becciu.

“Betapa besar kesedihan di wajah Paus ketika saya membacakan berita kedua biarawati itu menikah sesama jenis!” tulis Becciu dalam postingannya di Twitter. Demikian seperti dilansir dari Reuters, Senin, (10/10/2016).

Federica dan Isabel, melakukan pernikahan di catatan sipil di Kota Pinerolo, dekat Turin Italia utara pada bulan September. Keduanya memanfaatkan Undang-Undang (UU) yang disetujui pemerintah Italia tahun ini, yang menawarkan pengakuan hukum bagi pasangan homoseksual dan LGBT.

Pasangan lesbian tersebut mengatakan, mereka saling jatuh cinta saat bertugas sebagai misionaris di Guinea-Bissau, Afrika Barat. Federica, 44, berasal dari Italia dan Isabel, 40, berasal dari Amerika Selatan. Keduanya mengatakan, mereka bisa saja melakukan apa yang dilakukan para biarawati lainnya dengan hidup bersama di sebuah biara dan menyembunyikan hubungan mereka. Namun keduanya memilih untuk jujur atas hubungan mereka. Demikian kutip media lokal, La Repubblica.

“Ada begitu banyak kasus pastur atau biarawati menyembunyikan hubungan mereka dengan pria atau wanita,” ujar pasangan lesbi tersebut.

Kepada La Repubblica, kedua wanita itu mengaku merasa diabaikan ketika mereka memutuskan untuk meninggalkan biara. “Kami merasa sendirian, lebih dari itu, kami merasa diabaikan,” imbuh pasangan tersebut.

Mereka memandang bahwa gereja mengajarkan bahwa homoseksualitas tidak berdosa tetapi tindakan homoseksual harus dihilangkan. Paus Francis menegaskan bahwa orang Kristen dan Gereja Katolik Roma harus mencari pengampunan dari perbuatan homoseksualitas dan menempuh kehidupan normal mereka.

Sumber : Reuters | Weblink : http://af.reuters.com/article/guineaBissauNews/idAFL5N1CD507

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here