PBB Nyatakan Myanmar Lakukan Genosida Terhadap Muslim Rohingya

287
Genosida Terhadap Muslim Rohingya

Moslemtoday.com : Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan bahwa Myanmar telah melakukan genosida terhadap etnis Muslim Rohingya. Menurut laporan terbaru oleh Misi Pencari Fakta Internasional Independen PBB untuk Myanmar, PBB telah menemukan cukup bukti pelanggaran hak asasi manusia dan pelanggaran kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh militer Myanmar.

“Militer Myanmar telah melakukan pembunuhan tanpa pandang bulu, memperkosa perempuan, menyerang anak-anak, dan membakar seluruh desa. Pasukan bersenjata militer Myanmar secara konsisten dan sangat tidak proporsional telah mengancam keamanan yang sebenarnya, terutama di Negara Bagian Rakhine, da juga di Myanmar bagian utara,” kata laporan itu seperti dilansir dari Anadolu Agency, Selasa, (28/8/2018).

Laporan itu menyatakan bahwa bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh Militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya termasuk pembunuhan, pemerkosaan, perbudakan seksual, dan bentuk-bentuk kekerasan seksual lainnya.

“Kejahatan di Negara Bagian Rakhine merupakan genosida terhadap etnis Muslim Rohingya,” tegas laporan itu.

Laporan itu juga membuat daftar pelaku kejahatan termasuk : Panglima Tertinggi Myanmar, Min Aung Hlaing. Laporan itu juga menunjuk Wakil Senior Jenderal Soe Win, wakil panglima tertinggi Letnan Jenderal Aung Kyaw Zaw, komandan Biro Operasi Khusus-3 Mayor Jenderal Maung Maung Soe, komandan Komando Daerah Militer Barat Brigadir Jenderal Aung Aung, komandan Divisi Infantri Ringan ke-33, dan Brigadir Jenderal Than Oo, komandan Divisi Infanteri Cahaya ke-99.

PBB menuntut para pejabat militer Myanmar tersebut untuk dibawa ke Pengadilan Pidana Internasional untuk diadili atas genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang terhadap Muslim Rohingya.

PBB juga menuntut pengunduran diri segera dari Panglima Tertinggi Jenderal Min Aung Hlaing. Laporan itu juga mengungkapkan bahwa Pemimpin de Facto Myanmar, Daw Aung San Suu Kyi tidak mencegah kejahatan terhadap Muslim Rohingya.

“Pemimpin Negara, Daw Aung San Suu Kyi, tidak menggunakan posisi de fakto sebagai Kepala Pemerintahan, atau otoritas moralnya, untuk menghentikan atau mencegah peristiwa yang berlangsung di Negara Bagian Rakhine,” kata laporan itu.

Laporan itu juga meminta Dewan Keamanan PBB untuk menjatuhkan sanksi termasuk larangan perjalanan dan pembekuan aset, terhadap mereka yang terlibat atas kejahatan serius di bawah hukum internasional.

“Dewan Keamanan PBB juga harus memberlakukan embargo senjata di Myanmar,” kata laporan tersebut. (DH/MTD)

Sumber : Anadolu Agency | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here