PDIP Serukan Agar Panglima TNI Gatot Numantyo Tidak Bicara Politik

4641

Moslemtoday.com : Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui wakilnya di DPR bernama Charles Honoris menyarankan sebagai militer aktif agar panglima tidak menyinggung masalah politik. (Baca juga : Panglima TNI: Demokrasi Kita Tidak Sesuai Lagi dengan Pancasila)

“Tidak usah lagi fokus ke urusan politik. Memang ini tahunnya sudah mendekati tahun politik (menuju Pemilu dan Pilpres 2019) tetapi beliau masih menjabat sebagai panglima TNI, jadi tolong fokus saja pada kerjanya, untuk meningkatkan kinerja pribadi sebagia panglima atau TNI sebagai lembaga,” jelas Charles.

Charles juga menyarankan agar panglima lebih fokus untuk menjalankan strategi pertahanan Indonesia daripada terlibat dalam berbagai acara politik.

“Memang kalau kita melihat beliau selama ini sangat banyak terlibat dalam statemen politik, hadir di acara politik partai politik sampai membaca puisi, ya. Tapi saya sarankan supaya menjalankan tugas sebagai panglima untuk fokus pada menjalankan strategi pertahanan Indonesia, karena masih banyak urusan lain yang harus diperhatikan yang berkaitan dengan pertahanan negara,” jelas Charles.

Pada masa Orde Baru, TNI -yang dulu bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia ABRI- terlibat secara aktif dalam politik melalui Dwifungsi yaitu menjaga keamanan dan ketertiban negara, serta memegang kekuasaan dan mengatur negara.

TNI juga memiliki perwakilan dalam lembaga legislatif, DPR ataupun MPR.

Tetapi setelah Soeharto mundur, melalui rapat pimpinan ABRI pada 2000, peran tentara di dunia politik dikurangi secara bertahap mulai pemilu 2004 dan kemudian 2009. (DH/MTD)

Sumber : BBC

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here