Peluncuran satelit Iran mengalami kegagalan, yang dahulu diperingatkan AS

188
courtesy : Reuters

Moslemtoday.com : Upaya Iran untuk menempatkan satelit ke orbit, yang menentang  peringatan AS, gagal diluncurkan pada Selasa setelah roket yang mengangkutnya tidak mencapai kecepatan lepas, namun menteri telekomunikasi negara itu mengatakan peluncuran kedua akan dilanjutkan. seperti dilansir dari Reuters, Selasa, (15/1/2019).

Pihak berwenang di Washington bulan ini memperingatkan Teheran agar tidak melakukan tiga rencana peluncuran yang akan mereka lakukan, karena menggunakan teknologi rudal balistik jarak jauh, hal ini melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengabadikan perjanjian nuklir Iran tahun 2015 yang telah disepakati di dunia Internasional.

Amerika Serikat khawatir bahwa teknologi itu juga dapat digunakan untuk meluncurkan hulu ledak.

Iran, yang menganggap program luar angkasanya sebagai bentuk kebanggaan nasional, mengatakan peluncuran kendaraan ruang angkasa dan uji coba rudal bukanlah pelanggaran dan akan berlanjut.

Menteri Telekomunikasi Mohammad Javad Azari-Jahromi mengatakan satelit yang di luncurkan pada hari Selasa, bernama Payam, dipasang dengan empat kamera. hal ini bertujuan untuk pencitraan dan komunikasi saat mengorbit pada ketinggian 500 km (310 mil), menurut sebuah laporan di situs web kementerian.

Dia mengatakan satelit gagal pada tahap ketiga karena roket “tidak mencapai kecepatan yang memadai”.

“Saya ingin membuat semua orang senang dengan berita baik, tetapi kadang-kadang hidup tidak berjalan seperti yang kita harapkan,” katanya di Twitter.

Satelit lain, bernama Doosti, sedang menunggu untuk diluncurkan.

“Kita tidak harus berhenti atau berhenti,” tulis Azari-Jahromi. “Persis dalam situasi ini kita orang Iran berbeda dari orang lain dalam hal semangat dan keberanian.”

Di bawah kesepakatan nuklir yang ditarik Washington dari musim semi lalu sebelum menerapkan kembali sanksi untuk negara Iran “diminta” untuk menahan diri dari proyek rudal balistik selama delapan tahun  yang dirancang untuk mengirimkan senjata nuklir.

Presiden Hassan Rouhani mengatakan Washington melancarkan perang ekonomi terhadap Teheran untuk mendapatkan konsesi pada program rudal, tetapi “tidak dapat membangun tembok di sekitar Iran”.

Negara ini meluncurkan satelit pertama yang di rancang dalam negeri, oleh penelitian OMID (Harapan) dan satelit telekomunikasi, pada tahun 2009 di saat peringatan 30 tahun revolusi Iran. Peringatan yang ke 40 tahun jatuh pada bulan Februari.

Sumber : Reuters | Redaktur : Fairuz syaugi
Copyright © 1439 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here