Pembicaraan Soal Konflik Suriah di Swiss Gagal Hasilkan Kesepakatan Bersama

624
Syria talks in Lausanne end without breakthrough

Join @Moslemtodaycom Channel on Telegram

Moslemtoday.com : Pembicaraan yang dilakukan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry, Menlu Rusia Sergey Lavrov dan tujuh menlu dari negara-negara kawasan Timur Tengah untuk mencari solusi damai terkait konflik di Suriah tidak memberikan hasil yang berarti. Perundingan yang berlangsung selama empat jam di Lausanne, Swiss tidak mampu menghasilkan sebuah pernyataan bersama dari sembilan negara yang hadir.

Kerry mencoba mencari jalan baru ke arah perdamaian di Suriah setelah sebelumnya gagal mencapai kesepakatan gencatan senjata dalam pembicaraan bilateral dengan Rusia.

Pertemuan yang dihadiri oleh para menlu dari AS, Rusia, Iran, Irak, Arab Saudi, Turki, Qatar, Yordania, dan Mesir ini hanya berselang beberapa pekan setelah gagalnya gencatan senjata Suriah yang dianggap sebagai harapan terakhir untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama sekira lima tahun itu.

Menlu Rusia Sergey Lavrov mengatakan pihaknya tidak memiliki harapan besar terhadap pembicaraan kali ini namun kembali menyatakan Rusia dan negara-negara peserta perundingan lainnya akan tetap menjaga kontak demi tercapainya penyelesaian konflik di Suriah. Dia juga mengatakan pihak-pihak yang hadir telah membahas beberapa hal menarik tanpa lebih lanjut menjelaskan detailnya.

Sejak memburuknya hubungan AS dan Rusia, dua pihak yang memainkan peran penting dalam proses damai Suriah, pertemuan tampaknya beralih ke format kawasan dengan melibatkan negara-negara berpengaruh di wilayah itu. Namun, seorang diplomat Barat di Lausanne mengatakan pertemuan kali ini dilakukan tanpa persiapan dan tujuan yang jelas bahkan beberapa undangan baru mengonfirmasi kedatangannya pada saat-saat terakhir.

“Jika ini dilakukan untuk mencapai persetujuan mengenai Aleppo, negara-negara harus membuat komitmen: Rusia menyetop pengeboman, Iran menarik milisinya dengan alasan mendukung Damaskus,” kata diplomat yang tak disebutkan namanya itu kepada Reuters, Ahad, (16/10/2016).

“Jika format ini kredibel maka Kerry harus keluar dari ruang pertemuan malam ini dan mengatakan saya mendapatkan sesuatu untuk Aleppo. Sebuah gencatan senjata akan kredibel,” ujarnya lagi.

AS diperkirakan akan sekali lagi mencoba mendesak Rusia untuk menyetujui gencatan senjata. Sedangkan Negeri Beruang Merah masih berkeras untuk memisahkan antara kelompok pemberontak yang moderat dengan kelompok-kelompok teroris di Yaman.

Sumber : Reuters |  Weblink : http://www.reuters.com/article/us-mideast-crisis-syria-talks-idUSKBN12E2GQ?il=0

comments

LEAVE A REPLY