Pemerintah Akan Hapus Frasa “Sesama Jenis” dari Pasal Perzinahan dalam RUU KUHP

695

Moslemtoday.com : Pemerintah Indonesia akan menghapus frasa “sesama jenis” dari pasal perzinahan dalam Rancangan Undang-undang Revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP).

Frasa tersebut telah mendapat kritikan dari sejumlah kalangan masyarakat sipil karena dinilai mendiskriminasikan kelompok lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT), seperti dikutip dari The Jakarta Post, Kamis, (31/5/2018).

Dalam draf awal RUU tersebut menyatakan bahwa setiap orang yang melakukan perbuatan cabul dengan orang lain yang sama jenis kelaminnya yang diketahui atau patut diduga belum berumur 18 tahun, dipidana dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Pemerintah mengusulkan agar frasa “sesama jenis” tersebut dihapus.

“Kami merumuskannya, kami membuatnya lebih tegas, jadi siapapun dia, baik homoseksual atau heteroseksual tidak ada yang boleh terlibat dalam percabulan,” kata Enny Nurbaningsih, Kepala Tim Pemerintah yang bertugas merumuskan RUU KUHP.

“Sehingga kami ingin memastikan jangan sampai dalam perumusan RUU itu ada kesan diskriminatif,” tambah Enny.

Dengan demikian, pasal tersebut berlaku secara umum. Pasal itu tidak hanya menjerat kelompok homoseksual, tapi juga heteroseksual atau percabulan dengan orang yang berbeda jenis kelamin. (DH/MTD)

Sumber : The Jakarta Post | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here