Pemimpin Houthi Sebut Ali Abdullah Saleh Dibunuh Karena Berkhianat

4397

Moslemtoday.com : Pemimpin gerakan pemberontak Houthi Abdulmalik al-Houthi memuji kematian mantan presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh. Houthi menyebut kematian Saleh sebagai kemenangan melawan koalisi militer pimpinan-Arab.

Dalam pidato yang ditayangkan di jaringan TV Al Masirah yang dikelola Houthi, Abdul Malik al-Houthi mengatakan bahwa pejuangnya membunuh Saleh karena telah berkhianat pada Houthi dan balik mendukung pasukan koalisi Arab yang menjadi musuh Houthi dalam perang Yaman.

Dilansir dari Al Jazeera, Selasa, (5/12/2017), Abdul Malik al-Houthi mengatakan bahwa pengkhianatan loyalis Saleh terhadap kelompok Houthi adalah ancaman terbesar yang dihadapi Houthi. Saleh dianggap akan  memberikan informasi kepada pasukan koalisi Arab.

Abdul Malik al-Houthi mengatakan bahwa dia telah tahu tentang komunikasi Saleh dengan pasukan koalisi Arab dan upayanya untuk melawan kelompok Houthi. Houthi juga mengatakan bahwa dia telah mengirim beberapa peringatan ke Saleh.

Baca juga :

“Kami telah memberitahu pemimpin pengkhianat itu dan mengajaknya untuk kembali. Hari ini adalah hari jatuhnya konspirasi pengkhianatan dan pengkhianatan. Ini adalah hari yang gelap bagi kekuatan koalisi,” tegas Abdul Malik al-Houthi.

Houthi juga memuji peluncuran rudal yang diumumkan oleh kelompok tersebut kepada UEA pekan ini sebagai sebuah pesan untuk melawan musuh-musuhnya. Namun UEA membantah klaim Houthi. Pemberontak Houthi juga telah menembakkan rudal ke kota Riyadh, Arab Saudi bulan lalu, yang menurut media resmi serangan rudal tersebut berhasil dicegat oleh pertahanan udara kerajaan tersebut. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here