Penampakan Korban Virus Wuhan Corona : Diisolasi Pakai Tabung Plastik

1684

Moslemtoday.com : Sejumlah rekaman video menunjukkan seorang pasien korban virus wuhan corona yang dibawa ke rumah sakit dengan diisolasi menggunakan tabung plastik. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus kepada orang lain. Para dokter mengenakan jas hazmat terlihat membawa korban ke fasilitas medis di Huizhou di Provinsi Guangdong, Cina Selatan.

Seorang pejabat berwenang mengatakan sedikitnya 20 petugas medis di negara itu juga telah terinfeksi virus yang sangat menular saat merawat pasien. Berdasarkan data terakhir, Virus wuhan corona telah menewaskan 17 orang di Kota Wuhan, Tiongkok.

Meskipun sifat virus ini sangat agresif, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari ini menolak untuk menyatakan wabah baru ini sebagai keadaan darurat global.

“Ini adalah keadaan darurat di Tiongkok, tetapi belum merupakan keadaan darurat kesehatan global, terlalu dini untuk menyimpulkan hal tersebut,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada konferensi pers, seperti dilansir dari Xinhua, Jumat, (24/1/2020).

Kota Wuhan, tempat virus ini berasal telah diisolasi. Warga telah diberitahu untuk tidak bepergian, untuk menghindari keramaian dan meminimalkan pertemuan publik meskipun Tahun Baru Imlek hanya tinggal beberapa hari.    

Wakil menteri Komisi Kesehatan Nasional Li Bin memperingatkan orang-orang untuk tidak bepergian ke Wuhan. Peringatan Tahun Baru Imlek di Kota Wuhan juga telah dibatalkan. Sekitar 30.000 wisatawan telah membeli tiket ke acara tersebut dan 200.000 kupon acara gratis telah dibagikan.

“Jangan pergi ke Wuhan. Dan orang-orang di Wuhan jangan meninggalkan kota,” kata Li Bin seperti dilansir dari The Sun, Jumat, (24/1/2020).

Data di bawah ini menunjukkan di mana kasus virus telah dikonfirmasi, termasuk kota Wuhan, tempat virus pertama kali muncul pada akhir tahun lalu. Kota Wuhan sendiri memiliki penduduk 11 juta orang, seperti dilansir dari The Business Insider, Kamis, (23/1/2020).

  • Provinsi Hubei (Kota Wuhan), Tiongkok : 375 kasus
  • Provinsi Guangdong, Tiongkok : 26 kasus
  • Provinsi Zhejiang, Tiongkok : 10 kasus
  • Beijing, Tiongkok : 10 kasus
  • Shanghai, Tiongkok : 9 kasus
  • Kota Chongqing, Tiongkok: 5 kasus
  • Provinsi Sichuan, Tiongkok: 3 kasus
  • Tianjin, Tiongkok: 2 kasus
  • Jiangxi, Tiongkok: 2 kasus
  • Provinsi Shandong, Tiongkok: 1 kasus
  • Provinsi Yunnan, Tiongkok: 1 kasus
  • Provinsi Henan, Tiongkok: 1 kasing
  • Provinsi Hunan, Tiongkok: 1 kasus
  • Provinsi Yunnan, Tiongkok: 1 kasus
  • Provinsi Guangxi, Tiongkok : 1 kasus
  • Provinsi Shanxi, Tiongkok: 1 kasus
  • Provinsi Guizhou, Tiongkok: 1 kasus
  • Provinsi Fujian, Tiongkok : 1 kasus
  • Provinsi Hainan, Tiongkok : 1 kasus
  • Provinsi Hebei: Tiongkok 1 kasus
  • Hong Kong: 1 kasing
  • Thailand: 4 kasus
  • Taiwan: 1 kasus
  • Korea Selatan: 1 kasus
  • Jepang: 1 kasus

Sumber : The SunThe Business Insider | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here