Pengungsi Suriah terpaksa membakar pakaian untuk pemanas

125

Moslemtoday.com : Curah hujan yang terus menerus, bersamaan dengan penurunan suhu dalam beberapa pekan terakhir, telah mendorong ribuan pengungsi Suriah yang tidak memiliki apa-apa untuk menghadapi kondisi musim dingin yang parah. Mereka membakar pakaian mereka untuk pemanasan, Agensi Anadolu melaporkan.

Pengungsi di kamp-kamp yang terletak di Kegubernuran Suriah Idlib, di utara negara itu tidak memiliki listrik atau minyak yang bisa digunakan untuk pemanasan. “Saya merasa hancur karena saya tidak punya cara untuk menghangatkan kesepuluh anak saya,” kata seorang ibu Suriah, Um-Khalaf kepada Anadolu. “Kami tidak memiliki pakaian musim dingin dan sekarang kami terpaksa membakar pakaian, sepatu tua, dan peralatan plastik lainnya untuk pemanasan,” tambahnya.

Um-Yassin, seorang pengungsi lainnya, mengatakan: “Masalah ini tidak hanya terkait dengan kekurangan minyak. Kami tidak punya apa-apa untuk dimakan atau diminum. Kami tidak dapat meninggalkan tenda kami untuk mencari kebutuhan kami. ”

Abboud Abu-Basim mengatakan: “Kami membakar ban dan bahan plastik untuk pemanasan. Kami tahu ini membahayakan penghuni kamp, ​​terutama anak-anak. ”

Subhi Wadha berkata: “Kita diwajibkan berjalan di lumpur ini untuk jarak jauh untuk mendapatkan roti. Hewan tidak bisa makan roti yang kita makan. ”

Sumber : MEMO | Redaktur : Aris Abadi
Copyright © 1439 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here