Penyanyi Top Turki Dipenjara 10 Bulan Karena Kritik Presiden Erdogan Lewat Lagu

750

Moslemtoday.com : Zuhal Olcay, seorang penyanyi dan aktris Turki yang terkenal, dijatuhi hukuman 10 bulan penjara karena mengkritik Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan lewat lagu yang dibawakannya.

Pengadilan Turki menjatuhkan dakwaan kepada Olcay karena mengubah salah satu lirik lagunya “Boş Vermişim Dünyayı” dan menggantinya dengan nama Erdogan.

“Recep Tayyip Erdoğan, it’s all empty, it’s all a lie. Life will end one day and you’ll say ‘I had a dream.'” (Recep Tayyip Erdoğan, ini semua omong kosong, ini semua bohong. Hidup akan berakhir satu hari dan Anda akan mengatakan ‘Saya bermimpi,'” bunyi lagu Olcay, seperti dilansir dari Sputnik, Sabtu, (24/3/18).

Saat menyanyi dengan lirik yang diganti tersebut, Olcay juga dituduh melakukan gerakan tangan yang dianggap menghina Presiden Erdogan.

Sedangkan menurut keterangannya, Olcay menyatakan dalam kesaksiannya bahwa dia menggunakan nama Erdogan karena dirasa cocok dengan lagunya dan dia mengatakan tidak memiliki “motif tersembunyi atau menghina” sama sekali. Adapun gerakan tangannya, penyanyi itu mengaku bahwa itu diarahkan pada penontonnya saat itu.

Jaksa yang menangani kasus tersebut pada awalnya menuntut hukuman empat tahun pada penyanyi tersebut, yang merupakan hukuman maksimum bagi siapa saja yang melakukan penghinaan terhadap presiden Turki.

Namun ini bukan pertama kalinya Olcay terlibat masalah hukum. Pada tahun 2010, Olcay juga didenda $ 2.708 dolar AS karena “menghina pegawai negeri.” (DH/MTD)

Sumber : Sputnik | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here