Perhimpunan Al-Irsyad Mengutuk Para Pelaku Bom Gereja di Surabaya

854

Moslemtoday.com : Ketua Umum Perhimpunan Al-Irsyad, Basyir Ahmad Syawie menyatakan,”Kita sangat prihatin dan mengutuk para pelaku, meminta pada aparat untuk mengusut dan menindaklanjuti secara professional.” Peristiwa pemboman  gereja di Surabaya pagi tadi 13 Mei 2018 begitu mengejutkan bukan hanya masyarakat Surabaya tetapi juga menggoncang seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Frans Barung Mangera mengatakan ledakan pertama kali terjadi pukul 06.30 di Gereja Santa Maria Tak Bercela.”Ledakan pertama terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya pada pukul 06.30,” kata Barung saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Gedung Tribata Polda Jawa Timur, Ahad siang, 13 Mei 2018.

Setelah ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela, bom selanjutnya meledak di Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro pada pukul 07.15 dan disusul ledakan di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno pada pukul 07.53.

Barung menambahkan, setelah peristiwa peledakan, di tempat kejadian perkara (TKP) polisi berhasil meledakkan (disposal) satu bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya dan dua bom Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno.

Jumlah korban tewas dari ledakan bom di 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur saat ini–untuk sementara–jumlah korban yaitu 11 orang. “Update hari ini tambah 1 yang meninggal dunia di Ngagel, jadi totalnya ada 11,” ujar Frans Barung Mangera.

Peristiwa tersebut bahkan membuat Presiden Joko Widodo, langsung terbang ke Surabaya. Presiden menyebut teror bom di 3 gereja di Surabaya sebagai aksi biadab. Presiden  Jokowi menegaskan negara tidak akan tinggal diam untuk mengusut jaringan pelaku teroris.”Tindakan terorisme kali ini sungguh biadab dan di luar batas kemanusiaan,” tegas Jokowi dalam jumpa pers di RS Bhayangkara, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

Sumber : Media Center Perhimpunan Al-Irsyad

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here