Peringati 40 Hari Wafatnya Ayatullah Taskhiri, Diin Syamsuddin Jadi Pembicara Webinar ICC Jakarta

512

Moslemtoday.com : Dalam rangka memperingati 40 hari wafatnya Ayatullah Ali Taskhiri, Islamic Cultural Centre (ICC) Jakarta  dan Pusat Kajian Peradaban Baru Islam (PUSKABI) menyelenggarakan Webinar “Pendekatan antar Mazhab; Urat Nadi Kemajuan Umat Islam Masa Depan (In Memoriam of Ayatullah Ali Taskhiri)”.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Prof. Dr. K.H. Diin Syamsuddin MA  sebagai pembicara pertama dalam penyampaiannya pada Webinar tersebut mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Ayatullah Ali Taskhiri, yang ia sebut sebagai tokoh besar dunia Islam kontemporer. 

Diin Syamsuddin berkata, “Kepergian Ayatullah Ali Taskhiri tidak hanya membawa kerugian pada rakyat Iran dan Syiah, namun juga membawa kerugian bagi dunia Islam,” seperti dilansir dari Abna24.com, Senin, (5/10/2020). 

“Ketokohan beliau, tidak hanya memberi manfaat bagi upaya pendekatan antar mazhab Islam, namun juga pendekatan antar agama. Ia juga memiliki perhatian besar dengan isu Palestina,” tambahnya.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini lebih lanjut menceritakan kenangan pribadinya atas interaksi langsungnya dengan almarhum. Ia berkata, “Mungkin tidak banyak tahu, Ayatullah Taskhiri pernah menjadi moderator dalam sebuah konferensi internasional Islam di kota Mekah dengan tema persatuan ummat. Konferensi tersebut juga menghadirkan Ayatullah Rafsanjani sebagai pembicara kunci.” 

“Beliau juga berkali-kali hadir dalam pertemuan yang diadakan oleh lembaga dialog dan kerjasama antar peradaban yang saya pimpin mulai dari tahun 2006. Kehadiran beliau sangat diperlukan, karena beliau bisa dibilang salah seorang ulama penting di dunia Islam,” tambahnya. 

Diin Syamsuddin melanjutkan, “Sisi kepribadiannya yang lain yang mengagumkan bagi saya adalah kefasihannya dalam berbahasa Arab yang beliau gunakan di pertemuan-pertemuan internasional dunia Islam. Ia juga pribadi yang lembut dan dalam menuturkan kata-katanya begitu santun. Kepribadiannya tersebut menunjukkan kedalaman irfan dan makrifat yang dimilikinya.” 

“Pemikiran, langkah-langkah dan perintisan yang dilakukannya dalam melakukan pendekatan antar mazhab Islam, harus terus dilanjutkan, tidak hanya di Iran namun juga di dunia Islam.” Lanjut utusan khusus Presiden untuk dialog antar agama dan perdamaian dunia ini. 

Pada bagian akhir penyampaiannya, Diin Syamsuddin menyampaikan pujiannya pada Ayatullah Taskhiri dengan menggunakan bahasa Persia. Ia mengatakan Ayatullah Taskhiri adalah salah seorang ulama besar Islam, yang ia sangat menyukainya. “Saya tidak banyak mengetahui bahasa Persia, namun yang saya tahu, bahasa Persia adalah bahasa yang manis,” ungkap Diin.

Sumber : Abna24.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here