Peringatkan Trump, Raja Salman : Arab Saudi Tolak Damai dengan Israel

389

Moslemtoday.com : Pendirian Arab Saudi terhadap permasalahan Palestina adalah jelas dan tegas. Hal itu kembali diungkapkan oleh Raja Salman saat melakukan panggilan telepon dengan Presiden AS Donald Trump bahwa Arab Saudi menolak melakukan normalisasi hubungan dengan Israel tanpa kemerdekaan Palestina.

Raja Salman mengatakan kepada Trump bahwa dia menghargai upaya AS untuk mengupayakan perdamaian abadi antara Israel-Palestina. Tetapi Raja Salman menegaskan bahwa Arab Saudi tetap berpegang pada Prakarsa Perdamaian Arab yang diusulkan oleh kerajaan pada tahun 2002 sebagai solusi yang adil dan permanen untuk masalah Palestina.

“Arab Saudi tetap teguh pada Prakarsa Perdamaian Arab yang diusulkan oleh kerajaan pada tahun 2002. Dalam proposal tersebut, negara-negara Arab telah menawarkan hubungan normalisasi kepada Israel dengan syarat kemerdekaan Palestina dan penarikan penuh Israel dari wilayah yang direbut secara illegal pada perang 1967,” ungkap Raja Salman, seperti dilansir dari Reuters, Selasa, (8/9/2020).

Namun prakarsa perdamaian itu ditolak Israel dan sebaliknya Israel semakin memperluas wilayah pendudukannya di tanah Palestina hingga saat ini. Sementara itu, Arab Saudi sebagai tempat kelahiran Islam dan kiblat umat Islam se-dunia juga tidak mengakui Israel.

Tidak ada negara Arab lain yang mengatakan akan mengikuti langkah UEA melakukan normalisasi dengan Israel. UEA adalah negara Arab ketiga setelah Mesir dan Yordania yang mengambil langkah tersebut. Sementara itu, Bahrain dan Kuwait juga sepakat menolak normalisasi hubungan dengan Israel tanpa kemerdekaan Palestina. (DH/MTD)

Sumber : Reuters | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here