Perkampungan Muslim di New Delhi Mirip Kota Hantu Setelah Dibakar Ekstremis Hindu

1239

Moslemtoday.com : Perkampungan Muslim di pinggiran Ibukota India, New Delhi sudah mirip kota hantu setelah para perusuh Fasis Hindutva (ekstremis sayap kanan) membakar desa itu saat aksi kekerasan terhadap komunitas Muslim beberapa hari kemarin. Dokumentasi video di Shiv Vihar, New Delhi menunjukkan gedung-gedung telah hangus dan jalanan yang sepi.

Korban tewas dalam kekerasan komunal itu telah meningkat menjadi 42 orang dan ratusan lainnya menderita luka-luka.

“Shiv Vihar menyerupai kota hantu yang dibakar oleh fasis hindutva (ekstremis sayap kanan). Beberapa laporan mengklaim polisi telah menutup daerah itu dan tidak membiarkan siapa pun untuk mendokumentasikan apa yang terjadi dan berapa banyak mayat yang terbakar di dalam rumah. #Delhigenocide,” tulis aktivis Delhi Muslim, seperti dilansir dari Gulfnews, Senin, (2/3/2020).

Shiv Vihar adalah lingkungan yang didominasi umat Hindu dengan populasi Muslim yang cukup besar, di mana kedua komunitas telah hidup berdampingan secara damai selama beberapa dekade. Para pengguna Twitter mendiskusikan bagaimana semua itu sekarang telah berubah.

Wartawan India @anubhabhonsle juga berbagi video di Twitter, dan menulis: “Jalur demi jalur telah dikosongkan. Rumah-rumah dibakar. Warga (Muslim) telah melarikan diri hanya dengan pakaian di punggung mereka. #DelhiRiot2020,” ungkap Anubha Bhonsle.

Di daerah dekat Indira Vihar, sebuah aula besar milik seorang pengusaha Muslim telah diubah menjadi tempat perlindungan bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal. Warga di daerah itu juga datang untuk membantu mereka dengan mengubah tempat tinggal mereka menjadi rumah-rumah penampungan.

Area telah ditutup dan sementara itu, sukarelawan dari organisasi amal mencoba mengirimkan makanan dan pasokan medis kepada mereka yang terkena dampak. Namun, para perusuh anti-sosial tidak membiarkan mereka menyalurkan bantuan, mereka merampas dan mengancam mereka yang berusaha membantu. (DH/MTD)

Sumber : Gulfnews | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here