Perusahaan Kanada Mengklaim Telah Menemukan Vaksin Coronavirus (COVID-19)

264
A Canadian company has claimed it’s got the vaccine that will cure the deadly coronavirus. Picture: AP Photo/Jessica HillSource:AP

Moslemtoday.com : Medicago, sebuah perusahaan biofarmasi di Kota Quebec Kanada yang didanai oleh Pentagon mengatakan bahwa mereka telah menemukan vaksin COVID-19 hanya 20 hari setelah menerima rangkaian genetik coronavirus. Medicago menambahkan bahwa saat ini mereka sedang menunggu persetujuan FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat.

“Kami dapat memproduksi sebanyak 10 juta dosis per bulan. Jika hambatan regulasi dapat diatasi, vaksin dapat tersedia segera setelah November mendatang,” kata CEO perusahaan, Bruce Clark, seperti dilansir dari news.com.au, Jumat, (13/3/2020).

Medicago bukan laboratorium penelitian pertama yang mengklaim telah menemukan vaksin coronavirus. The Israel’s Institute for Biological Research, yang beroperasi di bawah naungan Kementerian Pertahanan Israel juga mengklaim sebentar lagi akan menemukan vaksin untuk coronavirus (COVID-19).

Tetapi Bruce Clark mengatakan bahwa teknologi yang digunakan perusahaannya telah terbukti efektif dalam memproduksi vaksin untuk flu burung dan telah digunakan secara global.

“Ada beberapa orang lain yang mengklaim bahwa mereka memiliki – yah, kami akan menyebutnya vaksin COVID-19. Tapi mereka menggunakan teknologi yang berbeda. Beberapa di antaranya adalah vaksin berbasis RNA atau DNA yang belum terbukti dalam indikasi apa pun, apalagi yang ini. Semoga mereka akan sukses,” ungkap Bruce Clark.

“Rencana dasar kami adalah pengujiannya pada manusia. Tetapi itu tergantung pada keputusan yang dibuat oleh regulator. Saya akan mengatakan niat kami bahwa pada bulan November akan memungkinkan vaksin tersedia secara luas untuk umum,” tambah Clark.

Tetapi, mengikuti proyeksi serupa dari otoritas kesehatan terkemuka termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa vaksin mungkin belum akan tersedia untuk masyarakat luas selama 12 hingga 18 bulan ke depan.

Hingga saat ini, WHO telah mengatakan bahwa belum ada vaksin atau obat antivirus khusus untuk coronavirus (COVID-19). WHO mengatakan bahwa vaksin untuk COVID-19 sedang diteliti dan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menemukannya. (DH/MTD)

Sumber : news.com.au | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here