Pkistan menghentikan kapal selam India

63
Seorang wartawan menonton video yang dirilis oleh Angkatan Laut Pakistan yang diduga menunjukkan kapal selam India, yang dihentikan memasuki perairan Pakistan pada 5 Maret 2019. (AFP)

Moslemtoday.com : Pakistan telah menghentikan kapal selam India memasuki perairannya, kata angkatan laut pada hari Selasa, karena ketegangan terus meningkat di antara negara bersenjata nuklir.

Perkembangan itu terjadi beberapa hari setelah pertempuran udara antara India dan Pakistan yang terjadi di wilayah Kashmir yang disengketakan, menyulut kekhawatiran konflik habis-habisan, dengan kekuatan dunia bergegas melakukan pendesakan dan pengekangan.

“Angkatan Laut Pakistan menghentikan kapal selam India memasuki perairan teritorial kami,” kata seorang jurubicara angkatan laut dalam sebuah pernyataan.

Dia mengatakan “kapal selam India tidak ditargetkan sesuai dengan kebijakan pemerintah  dalam menjaga perdamaian”.

Itu adalah insiden pertama sejak 2016, ketika Pakistan mengatakan telah “mendorong” kapal selam India menjauh dari perairan Pakistan.

Juru bicara itu tidak memberikan perincian lebih lanjut, termasuk kapan atau di mana kapal selam itu terdeteksi. Juga tidak jelas apakah itu berarti batas perairan teritorial 12 mil laut (22 kilometer) atau zona ekonomi eksklusif 200 mil laut (370 kilometer).

Angkatan Laut juga merilis sebuah video kapal selam, dengan rekaman hitam putih yang memperlihatkan hanya apa yang tampak seperti periskop di atas air. waktu pada klip video menunjukkan mulai pukul 8.35 siang pada hari Senin.

Tidak ada komentar langsung dari pejabat India.

Dalam beberapa hari terakhir negara-negara Asia yang bersenjata nuklir menghadapi konflik  dalam beberapa tahun terkhir ini, setelah pemboman bunuh diri di Kashmir yang dikelola India yang menewaskan 40 paramiliter India.

Sebuah kelompok militan yang bermarkas di Pakistan mengklaim bertanggung jawab atas ledakan 14 Februari tersebut, dan 12 hari kemudian jet India membom dimana New Delhi  menyebutnya sebagai kamp pelatihan teroris yang berada jauh di dalam Pakistan.

Pakistan telah membantah ada kerusakan atau korban, dan laporan independen menunjukkan bahwa serangan itu menghantam daerah berhutan lebat dengan sedikit infrastruktur di sekitarnya. Warga mengatakan hanya satu orang yang terluka.

Hari berikutnya pesawat Pakistan memasuki wilayah udara India dan jet kedua negara terlibat dalam pertempuran udara, dengan setidaknya satu pesawat India ditembak jatuh dan pilotnya ditangkap oleh Pakistan.

Pilot itu dikembalikan ke India pada Jumat lalu dimana Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyebutnya sebagai “gerakan damai”.

Kedua belah pihak juga mengklaim pesawat kedua telah ditembak jatuh, tetapi mereka membantah pesawat siapa itu dan apa yang terjadi pada pilot.

Tentara Pakistan dan India terus menembakkan artileri dan mortir ke Garis Kontrol, perbatasan de-facto yang memisahkan Kashmir, pada hari-hari sejak itu, menewaskan beberapa warga sipil di kedua sisi.

Laporan yang tidak diverifikasi di media India, Senin, mengatakan bahwa sebuah pesawat tak berawak militer Pakistan yang tersesat di perbatasan telah ditembak jatuh.

Kashmir telah dibagi antara India dan Pakistan sejak berakhirnya pemerintahan kolonial Inggris pada tahun 1947. Keduanya mengklaim wilayah Himalaya secara penuh dan telah berperang dua kali.

Sumber : Al Arabiya | Redaktur : Fairuz Syaugi
Copyright © 1440 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here