PM Australia Mempertanyakan Status Bebas Virus Corona di Indonesia

480

Moslemtoday.com : Perdana Menteri Australia Scott Morrison meragukan secara signifikan laporan status bebas virus corona di Indonesia. Scott Morrison mengatakan klaim nol infeksi di Indonesia adalah fungsi dari kemampuan mereka untuk menguji.

Sementara itu, negara-negara tetangga Indonesia, seperti : Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Kamboja dan Australia sudah mengkonfirmasi masuknya virus tersebut.

Saat wawancara dengan Radio Australia 3AW, penyiar Neil Mitchell memberikan pertanyaan kepada Morrison : “Apakah ada kemungkinan kasus dan mereka (Indonesia) belum mengonfirmasikannya?”

Scott Morrison berhenti sejenak untuk berpikir. “Ini adalah negara yang sangat besar dengan banyak pulau dan akan sangat sulit untuk memberikan jaminan absolut tentang angka-angka itu,” kata Scoot Morrison, seperti dilansir dari The Sydney Morning Herald, Sabtu, (29/2/2020).

“Saya tidak bermaksud untuk tidak sopan, Indonesia memiliki sistem kesehatan yang berbeda dengan Australia dan kami berdua memiliki kapasitas yang berbeda untuk memberikan jaminan tersebut,” tambah Morrison.

Achmad Yurianto, Sekretaris Direktorat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan Indonesia membela negaranya dalam menangani virus ini. “Kami bekerja sangat keras. Jangan mengukur menggunakan standar Australia. Indonesia bukan Australia, Australia bukan Indonesia,” kata Achmad Yurianto.

“Kondisinya berbeda. Apakah kita telah melakukan sesuatu dengan benar atau tidak, Anda sebaiknya mencari pendapat WHO (Organisasi Kesehatan Dunia),” tambah Yurianto.

Sementara itu, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Faiza menolak untuk mengomentari pernyataan Morrison sampai transkrip resmi dikeluarkan. “Kami telah meminta kata demi kata transkrip wawancara radio ini. Kami menahan diri untuk tidak mengomentari kutipan tanpa memahami konteks wawancara tersebut,” ungkap Faiza.

Menteri Kesehatan Indonesia Terawan Agus Putranto menegaskan hingga hari ini Indonesia masih bebas virus corona (Covid-19) meskipun ada beberapa kematian yang mencurigakan. Setelah diperika, kematian tersebut bukan karena virus corona. “Indonesia masih bebas virus karena do’a rakyat Indonesia,” ungkap Menkes Terawan. (DH/MTD)

Sumber : smh.com.au | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here