PM Haidar Abadi Tolak Pengulangan Pemilu Irak

159

Moslemtoday.com : Perdana Menteri Haider al-Abadi menolak pengulangan pemilu Irak dan memperingatkan bahwa siapa pun yang mencoba menyabotase proses politik akan dihukum, setelah tuduhan kecurangan pemilu meningkatkan ketegangan di negara tersebut.

Parlemen Irak telah menuntut penghitungan suara secara nasional, dan menyerukan agar pemilu kembali diulang. Abadi mengatakan hanya Mahkamah Agung yang dapat memutuskan apakah akan mengulang kembali pemungutan suara, yang dimenangkan oleh Koalisi Moqtada al-Sadr.

“Masalahnya secara eksklusif ada di tangan peradilan, bukan politisi. Pemerintah dan parlemen tidak memiliki kekuatan untuk membatalkan hasil pemilihan,” kata Abadi, seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu, (13/6/2018).

Dilansir dari Anadolu Agency, Haidar Abadi menyatakan bahwa hasil pemilu Irak tidak dapat diganggu gugat dan menyerukan pembentukan segera pemerintahan baru Irak.

“Pemilihan telah diadakan, tidak ada pengulangan kembali. Kita harus bergerak maju untuk membentuk pemerintahan baru,” ungkap Al Abadi memberikan dukungan kepada Muqtada Sadr.

Pasca kebakaran di gudang tempat penyimpanan kotak surat suara, Ketua Parlemen Irak Salim al-Jubouri dan Iyad Allawi, pemimpin koalisi al-Wataniye Irak telah meminta Pemerintah untuk membatalkan hasil pemilihan dan mengadakan jajak pendapat baru.

PM Abadi menyebut kebakarant tersebut sebagai tindakan yang disengaja oleh mereka yang tidak setuju dengan hasil pemilu dan mengatakan Peradilan akan menuntut mereka yang mencoba merusak proses politik di Irak. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya, Anadolu Agency | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com  

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here