PM Israel Netanyahu Menginginkan Badan Pengungsi PBB untuk Palestina “UNRWA” Dibubarkan

448

Moslemtoday.com : PM Israel Benjamin Netanyahu menginginkan Badan Pengungsi PBB yang melayani pengungsi Palestina (UNRWA) “dibubarkan”. Netanyahu mengatakan bahwa para pengungsi Palestina merupakan ancaman bagi keberadaan Israel.

Netanyahu mendukung langkah Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan pembayaran kepada UNRWA. “Saya sepenuhnya setuju dengan kritik kuat Presiden Trump terhadap UNRWA,” kata Netanyahu pada awal pertemuan kabinet Minggu ini, seperti dilansir dari RT, Senin, (8/1/18).

“Saya memberikan saran sederhana, bahwa dana yang diberikan kepada UNRWA harus diserahkan kepada Komisaris Tinggi untuk Pengungsi PBB, dengan kriteria yang jelas untuk mendukung pengungsi nyata, dan bukan pengungsi fiktif, itulah yang terjadi hari ini di bawah UNRWA,” tambah Netanyahu.

Bantuan kemanusiaan UNRWA memberikan layanan pendidikan, perawatan kesehatan, dan sosial kepada lima juta orang Palestina di Yordania, Lebanon, Suriah, Jalur Gaza dan Tepi Barat, termasuk di Jerusalem. Pada tingkat simbolis, UNRWA memberikan harapan bahwa suatu hari nanti, orang-orang Palestina dapat kembali ke tanah mereka yang sekarang diduduki oleh Israel.

Netanyahu melihat adanya ancaman dalam prinsip ‘hak untuk kembali’ yang diberikan kepada lebih dari 5 juta pengungsi Palestina yang terdaftar dan keturunan orang-orang yang melarikan diri dari tanah kelahiran mereka setelah 1962 eksodus Palestina dan Perang Enam Hari 1967.

“Cucu-cucu para pengungsi ini kini dirawat oleh UNRWA, seharusnya tidak menerima bantuan, situasi absurd ini harus diakhiri,” tambah Netanyahu.

Netanyahu mengatakan : “UNRWA adalah organisasi yang melindungi para pengungsi Palestina, Badan Ini juga melanggengkan narasi dari apa yang disebut ‘hak kembali’ dengan tujuan untuk menghapuskan Negara Israel, dan oleh karena itu UNRWA harus dibubarkan.”

Juru bicara UNRWA menolak tuduhan Netanyahu, dengan mengatakan bahwa para pengungsi Palestina merupakan korban konflik.

“Ini harus diselesaikan oleh para pihak yang berseteru dalam konteks perundingan damai, berdasarkan pada resolusi PBB dan hukum internasional, dan memerlukan keterlibatan aktif masyarakat internasional,” kata Chris Gunness.

Chris Gunness menambahkan : “UNRWA diberi mandat oleh Majelis Umum untuk melanjutkan tugasnya sampai solusi yang adil dan abadi ditemukan untuk para pengungsi Palestina.” (DH/MTD)

Sumber : RT | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here