PM Norwegia Sebut Robek Al-Quran Simbol Kebebasan Berpendapat

288
https://static.independent.co.uk/s3fs-public/thumbnails/image/2020/03/16/09/erna-solberg.jpg
Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg. Sumber Foto : independent.co.uk

Moslemtoday.com : Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg mengatakan aksi perobekan Al-Quran yang dilakukan oleh kelompok anti-Islam Stop Islamization of Norway (SION) di dekat Parlemen Norwegia pada akhir pekan lalu sebagai bentuk kebebasan berpendapat. Solberg tidak mempermasalahkan aksi penistaan terhadap Kitab Suci umat Islam tersebut.

Kerusuhan akhirnya pecah antara dua kelompok yang pro-Islam dan anti-Islam saat aksi perobekan tersebut. Polisi menembakkan gas air mata dan semprotan merica sebagai usaha menjauhkan dua kelompok tersebut. Polisi juga melakukan beberapa penangkapan.

“Saya sangat khawatir bahwa kebebasan berpendapat yang sangat dipertahankan di Norwegia, mungkin ditanggapi berbeda di negara-negara lain, atau terlihat seperti kami tidak peduli terhadap sudut pandang SION, padahal kami peduli,” ungkap Solberg, seperti dilansir dari Daily Sabah, Rabu, (2/9/2020).

“Saya tidak memiliki hubungan dengan semua yang SION perjuangkan. Tetapi saya membela kebebasan berpendapat di negara ini,” tambah Solberg.

Kata-kata Solberg muncul sehari setelah Turki mengkritisi unjuk rasa kelompok SION. “Ini sangatlah salah jika menganggap rasisme dan permusuhan kepada Islam sebagai suatu kebebasan berpendapat. Ini ancaman yang serius,” ungkap Kementerian Luar Negeri Turki. (LBS/MTD)

Sumber : Daily Sabah
Kontributor : Luli Bangkit Sugito
Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here