Polisi Gelar Rekonstruksi, Komnas HAM: Itu Kan Versi Mereka

705
https://sinarharapan.id/wp-content/uploads/2017/11/141117-Komnas-HAM1-SHid.jpg
Ahmad Taufan Damanik menjadi Ketua Komnas HAM. Sumber Foto : Sinarharapan.id

Moslemtoday.com : Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menghormati seluruh proses rekonstruksi yang dilakukan Bareskrim Polri terkait bentrok antara polisi dan FPI yang menewaskan 6 orang anggota Laskar FPI pada Senin (14/12/2020) dini hari.

“Kita menghormati rekonstruksi yang dibuat oleh pihak Polri. Itu kan versi mereka,” kata Damanik di Gedung Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Jakarta, Senin (14/12/2020).

Taufan mengatakan Komnas HAM sendiri akan tetap melakukan penelusuran fakta, data dan juga memanggil sejumlah pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Termasuk memanggil Direktur Utama Jasa Marga dan Kapolda Metro Jaya pada hari ini.

Meski pihak kepolisian telah melakukan rekonstruksi, kata Taufan, Komnas HAM akan tetap melakukan pemeriksaan dan penelusuran secara independen tanpa berafiliasi dengan pihak manapun.

“Tentu Komnas HAM dengan mandat yang ada sebagai lembaga negara independen menelusuri menurut data, informasi, yang kami kumpulkan sendiri. Nanti kami kroscek juga kepada pihak kepolisian, pihak lain, termasuk saksi-saksi lapangan yang sudah kami temui,” ujar Damanik.

Terkait bukti-bukti dan fakta yang telah ditemukan Komnas HAM, Taufan belum bisa membukanya kepada publik. Saat ini bukti-bukti tersebut masih dianalisis dan terus dilakukan pemeriksaan terkait kebenarannya.

“Kita tidak akan bicara tentang substansinya (bukti). Tapi tahapan itu sudah kita lakukan. Kita sudah tiga hari tiga malam ada di lapangan, mengkroscek semua bahan dan informasi-informasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Taufan mengakui peristiwa bentrok berujung meninggalnya enam orang anggota Laskar FPI ini menjadi tantangan yang cukup berat bagi Komnas HAM. “Bagi kami itu satu tantangan yang berat, kami harus mengungkap apa yang sebenar-benarnya. Bukan apa yang dimau oleh pihak tertentu. Kan pihak tertentu maunya digiring ke sini, yang di sana lain lagi. Kami tidak mau,” kata dia.

Sumber : CNN Indonesia

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here