Polisi Israel Tutup Masjid al-Aqsa dan Larang Shalat Jumat

2703

Moslemtoday.com : Polisi Israel menutup Masjid al-Aqsa di Yerusalem dan melarang warga Muslim Palestina melakukan shalat Jumat di masjid tersebut. Penutupan masjid ini dilakukan setelah dua polisi Israel ditembak mati oleh tiga pria bersenjata.

Mufti Agung Yerusalem Sheikh Mohammad Ahmed Hussein mengecam penutupan masjid suci itu. Dia kemudian ditahan pasukan polisi Israel setelah memimpin shalat jumat di dekat kompleks Masjid al-Aqsa.

”Polisi Israel menahan ayah saya dengan kekerasan dan membawanya ke tempat tujuan yang tidak diketahui,” kata Omar, putra Mufti Agung Yerusalem. Hussein kemudian dibebaskan dengan uang jaminan senilai USD2.800.

Harry Fawcett dari Al Jazeera melaporkan bahwa langkah penutupan masjid oleh polisi Israel ini, merupakan yang pertama kali setelah beberapa dekade terkahir. Tindakan ini berpotensi memicu ketegangan karena sekitar 10.000 warga Palestina terbiasa mengunjungi masjid suci ini untuk salat.

Sheikh Omar Keswani, seorang pejabat keagamaan di Masjid al-Aqsa juga mengecam penutupan masjid dan pelarangan salat Jumat.

”Melarang salat Jumat adalah prosedur yang tidak adil, Apa yang terjadi sebelumnya sekarang dimanfaatkan oleh pihak hak Israel untuk memaksakan sebuah realitas baru di Masjid al-Aqsa.” ungkap Keswani.

Haj Khalil Abu Elsheikh, 77, warga muslim yang melakukan perjalanan sejauh 100 km dari Beer-sheva untuk menghadiri salat Jumat di masjid al-Aqsa, kesal dengan tindakan polisi Israel. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera | Weblink : http://www.aljazeera.com/news/2017/07/israel-calls-friday-prayers-al-aqsa-mosque-170714162537293.html

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here