Prancis mengutuk peluncuran satelit Iran yang gagal dan mendesak penghentian tes Rudal balistik

73
Sumber : google

Moslemtoday.com : Prancis pada hari Rabu mengutuk kegagalan peluncuran satelit Iran yang katanya menggunakan teknologi untuk rudal jarak jauh dan mendesak Teheran untuk menghentikan semua tes balistik yang tidak sejalan dengan resolusi PBB.

Hal ini merupakan serangkaian komentar terbaru dari Perancis yang mengungkapkan kekesalan terhadap program rudal balistik Iran yang sedang berlangsung meskipun ada upaya selama dua tahun terakhir oleh Perancis dan negara-negara Eropa lainnya untuk membuka pembicaraan mengenai masalah tersebut dengan pihak berwenang Iran.

“Program balistik Iran adalah sumber keprihatinan bagi masyarakat internasional dan Prancis,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis Agnes von der Muhll dalam sebuah pernyataan. seperti dilansir dari Reuters, Rabu, (16/1/2019).

Pejabat Iran mengatakan pada hari Selasa, bahwa upaya mereka untuk meluncurkan satelit telah gagal. Presiden Hassan Rouhani mengatakan pada hari Rabu bahwa Republik Iran siap untuk peluncuran kembali satelit baru dalam beberapa bulan mendatang.

Iran, yang menganggap program luar angkasanya sebagai bentuk kebanggan nasional, mengatakan peluncuran kendaraan ruang angkasa dan uji coba rudal bukanlah pelanggaran resolusi PBB dan akan terus berlanjut.

Kekuatan Barat khawatir bahwa teknologi balistik jarak jauh yang digunakan untuk menempatkan satelit ke orbit juga dapat digunakan untuk meluncurkan hulu ledak nuklir. Iran telah berulang kali membantah niat untuk mengembangkan senjata nuklir.

“Kami menyerukan Iran untuk tidak melanjutkan dengan uji coba rudal balistik baru yang dirancang dapat membawa senjata nuklir, termasuk peluncur ruang angkasa, dan mendesak Iran untuk menghormati kewajibannya berdasarkan semua resolusi Dewan Keamanan PBB,” kata von der Muhll.

Sumber : Reuters | Redaktur : Fairuz syaugi
Copyright © 1439 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here