Prancis Usir Cucu Pendiri Ikhwanul Muslimin, Imam Hasan Al-Banna

2102

Moslemtoday.com : Otoritas Prancis mengusir seorang ulama Muslim Swiss, Hani Ramadan, karena khotbahnya dianggap bisa menimbulkan ancaman. Ramadan merupakan cucu pendiri Ikhawanul Muslimin, Hasan al-Banna.

Kementerian Dalam Negeri Prancis mengonfirmasi pengusiran ulama Swiss itu terjadi pada Sabtu pekan lalu.

Ulama Muslim Swiss kelahiran Mesir tersebut ditangkap pada hari Jumat di Kota Colmar, dekat perbatasan Jerman, di mana dia berpartisipasi dalam sebuah konferensi.

”Hani Ramadan dikenal memiliki di masa lalu yang mengadopsi sikap dan membuat pernyataan yang bisa menimbulkan ancaman serius bagi ketertiban umum di tanah Prancis,” kata Kementerian Dalam Negeri Prancis, sebagaimana dilansir dari Egyptindependent, Senin (10/4/2017).

Ramadan adalah mantan direktur Geneva Islamic Center. Dia adalah saudara dari intelektual Muslim Tariq Ramadan dan cucu Hasan al-Banna.

Beberapa ceramah Ramadan telah dibatalkan di Prancis beberapa bulan menjelang pengusiran. Pada tahun 2002, dia dipecat sebagai guru sekolah di Jenewa setelah menulis artikel untuk surat kabar Prancis, Le Monde, di mana dia membela hukum rajam sampai mati untuk pezina dan menyebut AIDS sebagai hukuman Tuhan.

Dia kemudian memenangkan gugatan atas pemecatannya dan mendapat kompensasi lebih dari 200.000 Euro.

Sumber : Egyptindependent

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here