Presiden Abbas: Tidak Ada yang Berhak Berbicara Atas Nama Palestina

82

Moslemtoday.com : Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengaku kecewa dengan sikap Uni Emirat Arab (UEA) yang menormalisasi hubungan dengan Israel. Abbas mengatakan tekanan ke Palestina semakin besar sejak awal tahun dan sebagian negara Arab tidak menepati komitmennya terhadap Palestina.

“Mulai sekarang, tidak ada yang berhak berbicara atas nama kami, kami hanya berbicara untuk kepentingan kami,” ungkap Abbas saat melakukan konferensi video dengan petinggi-petinggi Palestina di Ramallah dan Beirut, seperti dilansir dari Anadolu Agency, Jumat, (4/9/2020).

Pertemuan internal Palestina tersebut diadakan untuk mendiskusikan upaya pencegahan rencana aneksasi Israel di wilayah Tepi Barat, yang juga bersamaan dengan kunjungan delegasi AS-Israel yang dipimpin Jared Kushner ke Abu Dhabi, UEA.

Abbas menegaskan bahwa Otoritas Palestina menolak AS untuk menjadi mediator satu-satunya untuk bernegosiasi dengan Israel dalam bentuk apapun. “Kami mengajukan untuk diadakannya konferensi perdamaian internasional dibawah pengawasan PBB berdasarkan inisiasi perdamaian Arab,” tambah Abbas.

Pada 13 Agustus 2020 lalu, UEA dan Israel mengumumkan persetujuan yang dimediasi AS untuk menormalisasi hubungan, termasuk saling membuka kedutaan di kedua negara. Otoritas Palestina dan faksi perjuangan Palestina mencela kesepakatan tersebut dan mengatakan bahwa hal tersebut tidak menolong hak-hak warga Palestina. (LBS/MTD)

Sumber : Anadolu Agency
Kontributor : Luli Bangkit Sugito
Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here