Presiden Erdogan : Israel Picu Perang di Timur Tengah

522

Moslemtoday.com : Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Israel memicu perang terbuka di Timur Tengah. Presiden Erdogan sebelumnya juga menyebut Israel sebagai negara teroris karena membunuh penduduk sipil dan anak-anak tak berdosa di Gaza, Palestina.

Presiden Erdogan mengkritik tindakan AS dan Israel baru-baru ini di Jerusalem. “Langkah pemindahan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Jerusalem adalah kesalahan besar. Jerusalem adalah ibu kota Palestina dan ketika negara Palestina didirikan, kedutaan Turki akan dibuka di sana,” ungkap Erdogan, seperti dilansir dari Sputnik, Senin, (14/5/18).

Erdogan menambahkan keputusan Trump semakin mengisolasi AS secara diplomatis. Erdogan mengatakan bahwa dengan mengakui Jerusalem sebagai ibukota Israel, AS akan kehilangan sekutunya.

Hari ini dilaporkan setidaknya 37 warga Palestina telah tewas ditembak oleh tentara Israel dalam bentrokan yang pecah menentang pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jerusalem.

Ribuan warga Palestina terus membanjiri perbatasan Gaza dan Israel. Israel telah memasang rambu-rambu penunjuk jalan bertuliskan kata-kata “Kedutaan Besar AS” di beberapa ruas jalanan di Kota Jerusalem menjelang peresmian Kantor Diplomatik tersebut yang direncanakan akan diresmikan hari ini pada tanggal 14 Mei bertepatan dengan 70 tahun peringatan berdirinya Israel. (DH/MTD)

Sumber : Sputnik, Al Arabiya | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here