Presiden Erdogan Kutuk Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

1754

Moslemtoday.com : Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk keras aksi kekerasan di Myanmar. Presiden Erdogan mengatakan bahwa dunia hanya “menutup mata dan telinga” mereka terhadap situasi di negara bagian Rakhine, di barat Myanmar.

Erdogan juga mengatakan, Turki akan membahas masalah ini di forum-forum internasional: “Kekerasan di Myanmar akan masuk agenda bahasan Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 19 September,” seperti dilansir dari Anadolu Agency, Kamis, (31/8/2017).

Serangan mematikan di pos-pos perbatasan di Rakhine telah menewaskan lebih dari 100 korban jiwa. Laporan media menyebutkan bahwa ribuan warga Rohingya telah kehilangan rumah mereka setelah pasukan keamanan Myanmar menyerang desa mereka dengan mortir dan senapan mesin.

Ketegangan antara umat Buddha dan Muslim di wilayah tersebut meletus sejak kekerasan komunal pada 2012. Laporan PBB tahun lalu menyebutkan telah terjadi pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis Rohingya oleh pasukan keamanan, yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan kemanusiaan.

PBB mencatat adanya pemerkosaan massal, pembunuhan – termasuk pembunuhan bayi dan anak-anak kecil – pemukulan brutal, dan penculikan. Perwakilan dari Rohingya mengatakan sekitar 400 orang tewas dalam operasi keamanan pada Oktober lalu. (DH/MTD)

Sumber : Anadolu Agency

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here