Presiden Erdogan Tarik Tentara Turki dari Latihan NATO karena Dianggap Musuh

1573

Moslemtoday.com : Turki telah menarik pasukannya dari latihan militer NATO di Norwegia setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa namanya dan juga gambar pendiri Turki Mustafa Kemal Ataturk dimasukkan dalam ‘daftar musuh’.

“Ada sebuah insiden di Norwegia,” kata Erdogan di hadapan anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) di Ibu kota Ankara, Jumat.

“Mereka menggunakan grafik musuh di Norwegia. Di bagan itu ada nama saya dan gambar [Mustafa Kemal] Ataturk.”

Presiden mengatakan bahwa dia diberitahu tentang masalah tersebut oleh Kepala Staf Umum Jenderal Hulusi Akar dan Menteri Urusan Luar Negeri Omer Celik.

“Mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka sudah menarik 40 tentara kita dari sana [Norwegia],” kata Erdogan.

“Saya menyuruh mereka melakukannya secepatnya. Tidak ada sekutu yang seperti itu,” ujar Erdogan.

Berawal dari sebuah daftar

Kegeramanan Erdogan atas insiden di Norwegia itu bermula saat tentara Turki melihat sebuah potret pendiri Turki Ataturk di dalam ‘daftar pemimpin yang kejam’, saat pelatihan komputer digelar oleh NATO.

Tidak sampai di situ, dalam latihan tersebut, pasukan Turki yang menghadiri latihan Trident Javelin yang diadakan di Norwegia sejak 8-17 November juga mendapati adanya penyebutan Erdogan sebagai ‘kolaborator musuh’.

Tentara Turki pun melaporkan adanya sebuah akun palsu yang dibuat dengan menggunakan nama Erdogan dan diperlihatkan saat simulasi percakapan lewat internet. Di sana ditunjukkan Erdogan sedang berkolaborasi dengan musuh lain.

Sumber : Anadolu Agency

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here