Presiden Erdogan : “Turki menginginkan hubungan baik dengan negara anggota Uni Eropa”

452

Moslemtoday.com : Ankara tidak memiliki masalah dengan Berlin, Amsterdam atau Brussels, Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengatakan kepada wartawan yang menemaninya di pesawat kepresidenan saat terbang dari Chad ke Tunisia.

Presiden Erdogan mengatakan akan ada kunjungan resmi ke negara-negara anggota UE dalam waktu dekat untuk melonggarkan hubungan yang memanas antara Ankara dengan beberapa negara-negara Uni Eropa akhir-akhir ini.

“Saya selalu mengatakan bahwa tujuan kami adalah meminimalkan musuh dan meningkatkan banyak teman. Kami tidak memiliki masalah dengan Jerman, Belanda atau Belgia. Justru sebaliknya, para pemimpin di sana adalah teman lama saya,” ungkap Erdogan menanggapi pertanyaan baru-baru ini dari Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel dan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte yang mendorong perbaikan hubungan dengan Turki.

Mark Rutte mengatakan pada 23 Desember bahwa “hubungan dingin” antara Belanda dan Turki harus diperbaiki. “Saya pikir akan lebih baik jika hubungan dengan Turki membaik. Turki adalah mitra NATO,” katanya kepada harian Belanda De Telegraaf dalam sebuah wawancara, seperti dilansir dari Daily Sabah, Kamis, (28/12/17).

Gabriel telah mengatakan bahwa ada “sinyal yang jelas untuk mengakhiri ketegangan antara Ankara-Berlin dan bahwa langkah “dalam arah yang benar” diambil setelah pembebasan warga negara Jerman yang ditangkap di Turki di tengah penyelidikan terkait terorisme baru-baru ini.

“Kami membuat kemajuan, langkah demi langkah,” kata Sigmar Gabriel.

Hubungan antara Ankara dengan beberapa sekutunya dari Uni Eropa memanas, terutama setelah usaha kudeta 15 Juli tahun lalu. Ankara mengatakan bahwa UE memberikan dukungan terhadap teroris FETO (Gülenist Terror Group) dan anggotanya, banyak di antaranya telah mencari suaka di Eropa.

Selain itu, bebasnya aksi simpatisan PKK (Partai Komunis Kurdi) menyebabkan Ankara kehilangan kepercayaan pada sekutu Eropanya. PKK diakui sebagai kelompok teroris oleh Turki. Namun para pendukungnya dapat mengadakan demonstrasi di kota-kota Eropa secara bebas serta melakukan kegiatan perekrutan dan mengumpulkan dukungan finansial.

Presiden menambahkan bahwa Turki ingin memiliki hubungan baik dengan Uni Eropa dan negara-negara anggotanya.

Erdoğan juga mengatakan bahwa dia baru saja berbicara dengan beberapa pemimpin UE mengenai pemungutan suara Jerusalem di Majelis Umum PBB dan Erdogan menyampaikan penghargaan kepada mereka atas dukungan terhadap Palestina. (DH/MTD)

Sumber : Daily Sabah | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2017) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here