Presiden Erdogan: Turki Tidak Lagi Membutuhkan Keanggotaan UE

1062

Moslemtoday.com : Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki tidak lagi perlu bergabung dengan Uni Eropa namun secara sepihak juga tidak akan meninggalkan perundingan akses Uni Eropa yang macet. Hal itu diungkapkan Erdogan kepada parlemen Turki pada Ahad, (1/10/2017).

“Kami tidak akan menjadi pihak yang menyerah. Sebenarnya kami tidak memerlukan lagi keanggotaan UE,” ungkap Erdogan, seperti dilansir dari Reuters, Senin, (2/10/2017).

Perundingan aksesi 12 tahun Turki mengalami hambatan semenjak Uni Eropa mengkritik keras tindakan Ankara pasca kudeta yang gagal tahun lalu. Pemerintah Erdogan mengatakan negara-negara Uni Eropa telah gagal untuk menghargai gravitasi ancaman yang dihadapi Turki, dan tidak menanggapi permintaan untuk mengekstradisi para tersangka kudeta.

“Uni Eropa gagal dalam perang melawan terorisme, sebenarnya merekalah (UE) yang membutuhkan Turki,” tegas Erdogan.

“Jika Uni Eropa ingin melompat ke depan, hanya ada satu cara untuk melakukannya. Dan itu memberi Turki keanggotaan dan memulai aksi pertumbuhan budaya dan ekonomi,” tambah Erdogan.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan dalam sebuah debat pemilihan bulan lalu. Merkel menyatakan bahwa Turki tidak pantas untuk bergabung dengan blok UE dan perundingan aksesi harus diakhiri, meskipun Turki merupakan sekutu penting NATO. Pernyataan Merkel akhirnya memicu ketegangan antara Jerman dan Turki. (DH/MTD)

Sumber : REUTERS

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here