Presiden Erdogan : Umat Hindu Telah Membantai Umat Islam di India

1780

Moslemtoday.com : Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam keras aksi kekerasan paling mematikan yang terjadi di ibukota India, New Delhi terhadap umat Islam dalam beberapa hari terakhir. Setidaknya 32 orang telah terbunuh, ratusan korban luka-luka dan satu masjid telah dibakar.

“India telah menjadi negara di mana pembantaian dibiarkan luas. Orang-orang Hindu telah membantai umat Islam,” kata Erdogan dalam pernyataannya, seperti dilansir dari Ahvalnews, Jumat, (28/2/2020).

Turki dikenal telah menjadi kritikus paling vokal terhadap kebijakan India di Kashmir. Erdogan pada pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York pada bulan September tahun lalu mengatakan ada 8 juta umat Islam berada di bawah blokade militer di wilayah tersebut.

Kerusuhan meningkat setelah massa pro-UU Kewarganegaraan terbaru bentrok dengan massa anti-UU tersebut di saat kunjungan resmi Presiden AS Donald Trump bertemu PM Narendra Modi di New Delhi, pada hari Selasa, (25/2/2020).

UU Kewarganegaraan tersebut telah mendiskriminasi warga Muslim dan bisa terancam kehilangan kewarganegaraannya atau menjadi warga negara kelas dua yang sebagian besar berada di bawah garis kemiskinan.

Sementara itu, Pemerintah India membantah telah menutup mata atas aksi kekerasan gerombolan Hindu yang menyerang umat Islam dan properti milik mereka, seperti : rumah, toko, mobil, termasuk Masjid. (DH/MTD)

Sumber : Ahvalnews, The Star | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here