Presiden Jokowi: Tak Perlu Sok-Sokan Lockdown

177

Moslemtoday.com : Presiden Jokowi mengklaim penanganan Covid-19 sepanjang tujuh bulan pandemi di Indonesia sudah cukup baik. Kendati begitu, Presiden tidak menampik bahwa tantangan yang dihadapi memang besar.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial, Sabtu (3/10) malam, Jokowi menjelaskan bahwa strategi pemerintah dalam menangani Covid-19 adalah mencari keseimbangan antara berbagai sektor, termasuk kesehatan dan ekonomi.

Menurutnya, kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas. Meski begitu, memprioritaskan kesehatan tak lantas pemerintah mengabaikan ekonomi. Jokowi mengatakan mengorbankan ekonomi sepenuhnya justru mengorbankan kehidupan puluhan juta orang. Dengan begitu, Jokowi menegaskan, opsi untuk mengorbankan ekonomi ini tidak pernah diambil pemerintah.

“Saya dan seluruh jajaran pemerintah selalu berupaya mencari keseimbangan itu. Tidak perlu sok-sokan. Akan me-lockdown, me-lockdown kota, atau me-lockdown kabupaten. Karena akan mengorbankan kehidupan masyarakat. Tetapi kita tetap serius mencegah mencegah penyebaran wabah,” ungkap Jokowi, seperti dilansir dari Republika.co.id, Senin, (5/10/2020).

Sebagai alternatif dari lockdown sekala besar, Jokowi memilih menggalakkan pembatasan sosial skala mikro atau mini-lockdown. Menurutnya, cara ini lebih spesifik untuk mengatasi penularan Covid-19 di area yang lebih sempit sehingga tak perlu ‘membunuh’ ekonomi bagi masyarakat yang lebih luas.

Dengan penanganan pandemi yang sudah berjalan tujuh bulan ini, Jokowi bahkan menganggap hasilnya tidak buruk. Bahkan Jokowi memandang langkah pemerintah selama ini sudah cukup baik dengan hasil yang juga positif.

Jokowi merujuk pada data angka kesembuhan pasien Covid-19 nasional yang terus meningkat dari bulan ke bulan. Di awal pandemi, tepatnya pada Maret 2020, rata-rata kesembuhan hanya 3,84 persen. Namun seiring dengan meluasnya testing, tracing, dan treatment, angka kesembuhannya terus naik.

Sumber : Republika.co.id

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here