Presiden Michel Aoun Sarankan Lebanon Menjadi Negara Sekuler

153

Moslemtoday.com : Presiden Lebanon Michel Aoun menyerukan perubahan sistem politik di negaranya karena sistem yang dipakai saat ini cenderung menemui jalan buntu. Sistem saat ini di Lebanon, Presiden harus seorang Kristen Maronit, Perdana Menteri dari Sunni, dan Ketua Parlemen dari Syi’ah.

“Pemuda Lebanon menyerukan perubahan. Ya, ada kebutuhan untuk itu. Sebut saja sesuka Anda, tetapi Lebanon pasti perlu menjalankan pemerintahannya dengan cara yang baru, yaitu sebagai negara sekuler,” kata Aoun, seperti dilansir dari Middle East Monitor, Rabu, (2/9/2020).

Dilansir dari Arabnews, Aoun juga mendesak para pemimpin Lebanon untuk melaksanakan amandemen konstitusi dan reformasi untuk menanggapi keinginan rakyat Lebanon akan transparansi, akuntabilitas, dan pemerintahan yang bebas korupsi pasca ledakan besar yang menghantam pusat ibukota Beirut pada bulan lalu.

Sementara itu, Pemimpin Syi’ah Hizbullah Hassan Nasrallah yang merupakan sekutu politik Aoun juga mengatakan bahwa dia terbuka untuk diskusi konstruktif untu pakta politik baru bagi Lebanon. Namun Nasrallah tidak mengatakan perubahan apa yang ingin dipertimbangkan oleh Hizbullah.

Lebanon mengakui 18 sekte agama resmi dan 128 kursi parlemennya dibagi rata antara Muslim dan Kristen di bawah perjanjian, yang mengakhiri perang saudara selama 15 tahun, yakni pada tahun 1975-1990. (DH/MTD)

Sumber : MEMO, Arabnews | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here