Presiden Yaman : Houthi Menjalankan Agenda Ekspansi Iran di Negara Kami

875
Akses lebih mudah… Download Web Apps Moslemtoday.com via Google Play Store: Klikhttps://play.google.com/store/apps/details?id=com.moslemtoday.moslemtoday

Moslemtoday.com : Presiden Yaman Abdrabbuh Mansour Hadi mengatakan bahwa kudeta yang dilakukan oleh Houthi terhadap pemerintahan Yaman merupakan agenda ekspansionis Iran di wilayah tersebut. Hal itu diungkapkan Hadi saat berbicara pada Majelis Umum PBB ke-72 di markas besar PBB di NY, AS, Kamis, (21/9/2017).

Hadi mengatakan bahwa Iran mendukung Houthi mengkudeta Yaman dengan dana, senjata dan rudal. “Perdamaian yang berkelanjutan hanya bisa terjadi jika negara ini (Iran) berhenti mencampuri urusan dalam negeri kami. Iran telah menciptakan ketegangan dan kerusakan di negeri kami,” ungkap Hadi.

Milisi Houthi merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan di kawasan dan stabilitas internasional, tambahnya, seperti dilansir dari Al Arabiya, Jumat, (22/9/2017).

Hadi menunjukkan bahwa Houthi memberlakukan perang terhadap orang-orang Yaman.  Hadi menekankan bahwa masalah di Yaman tidak hanya merupakan konflik politik, namun merupakan usaha untuk memaksakan keyakinan ekstremis Syi’ah.

Hadi mengatakan dalam pidatonya bahwa Houthi telah menjarah keuangan negara dan cadangan Bank Sentral, dan bahwa perang yang mereka luncurkan membuat kehancuran total dalam semua aspek kehidupan di Yaman.

Presiden Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi menyerukan PBB mendesak tekanan internasional terhadap pemberontak Houthi yang menguasai ibukota Sanaa dan juga meminta bantuan kemanusiaan yang lebih besar.

“Kami di pemerintah Yaman siap memberikan semua fasilitasi sehingga bantuan kemanusiaan bisa sampai ke manapun di Yaman, dan juga daerah-daerah di bawah kendali Houthi,” katanya kepada Majelis Umum.

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mencantumkan Yaman sebagai krisis kemanusiaan nomor satu di dunia, dengan tujuh juta orang Yaman di ambang kelaparan dan kolera menyebabkan lebih dari 2.000 kematian. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here