Program Peduli Rohingya by ARTVISI (Asosiasi Radio & TV Islam Indonesia)

1135

PROGRAM PEDULI ROHINGYA by ARTVISI (Asosiasi Radio & TV Islam Indonesia)

Babak Penindasan Muslim Rohingya belum selesai

🌷Mereka berkata soal toleransi,
🎀Mereka minta kita menghormati waktu2 ibadah mereka,

☪Sebagai mayoritas, kita pun tak mengganggu atau merusak aktivitas mereka…

👥Kita pun hidup damai meski berbeda agama, suku, ras dan adat istiadat

🌹Sungguh nikmatnya kehidupan kaum muslimin di Republik Indonesia..🇲🇨

💐Karena kita diajari Nabi, Islam memang agama toleransi….❤

🔎Dimana ada negeri mayoritas Muslim, maka Non muslim hidup damai…⛱

✈Tapi tengoklah ke negeri seberang, myanmar/burma…🌏

🏳 di tanah rohingya…
disana umat islam sebagai kaum minoritas…

🔫mereka dibunuh, dibakar hidup2, ditembaki,
bahkan anak2 diperlakukan tidak manusiawi⛔

Dimanakah kepedulian kita saudaraku⁉

Mereka butuh bantuan kita, walau hanya dengan doa🌙

👉🏽Salurkan bantuan anda melalui rekening Asosiasi Radio Televisi Islam Indonesia (Artvisi)

🗒Account Number
788-88-191-98
A.n. Asosiasi Radio Televisi Islam Indonesia (Artvisi)

Bank Syariah Mandiri
Cab. KCP Depok – Universitas Indonesia

📌Contoh transfer :
Nama – Alamat – Jumlah
Abdulloh – Klender – 1.000.000

📞📱Konfirmasi transfer via WA, Telpon dan SMS dapat dilakukan ke no 0852.17.572.572

Laporan Peduli Rohingya Artvisi

1. Herli Firdaus-kaltim-300.000
2. Ratni – karawang – 500.000
3. Hamba Allah.kab.Paser Kal-Tim -200.000
4. ibu suharti andrayani baciro yogya – 250.000
5. Taufik -T.Grogot Kab. Paser Kaltim-500.000
6. Abdullah – kendari – 100.000
7. Abdulloh – Riau – 500.000
8. Abdullah – Sentul – 1.000.000
9. Abu Muhammad – Riau – 300.000
10. Ummu Muhammad – Riau – 200.000
11. Abdullah – Jakarta – 500.212
12. Murniaty – Kendari – 1.000.000
13. Abu Irfan – Cirebon – 1.000.000
14. Rasuna Ulfah – Martapura – 200.000
15. TKIT dan SDIT Al Bayan dan Wali murid – Pangkalan Kerinci, Riau – 13.880.000

جزاكم الله خيرا
بارك الله فيكم واهليكم و مالكم

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here