PSI Minta Kepala Sekolah yang Paksakan Jilbab untuk Siswi Non-Muslim Dipecat

116

Moslemtoday.com : Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyesalkan kasus pemaksaan jilbab untuk siswi non-Muslim di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat. PSI menilai telah terjadi pelanggaran konstitusi dalam kasus tersebut dan pelakunya harus dipecat.

“Dalam konstitusi, negara kita menjamin kebebasan setiap pemeluk agama. Pemaksaan jilbab kepada pemeluk non-muslim jelas pelanggaran atas konsitusi,” kata Juru Bicara DPP PSI, Mary Silvita, dalam keterangannya, Sabtu (23/1/2021).

Mary menegaskan PSI mendorong, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyelidiki kasus ini. Menurut dia, kasus seperti ini tidak boleh terulang lagi.

“Kejadian seperti ini tak boleh terulang. Kemendikbud harus menyelidiki sebab dan pemicu permasalahan, sehingga kejadian serupa tidak akan terulang di kemudian hari,” tandas Mary.

Mary mengingatkan, pendidikan selayaknya menjunjung tinggi keberagaman dan menolak eksklusivitas seperti tercermin dalam Pancasila. Apalagi pendidikan merupakan salah satu metode untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada setiap warga negara Indonesia.

“Pengelola institusi pendidikan yang tidak memahami, atau sengaja mengabaikan nilai-nilai Pancasila seperti di SMKN 2 Padang itu, harus dipecat untuk memunculkan efek jera,” ujar Mary.

Sumber: BeritaSatu.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here