Putin-Erdogan-Rouhani Sepakat untuk Mengakhiri Perang Suriah Sesegera Mungkin

1552

Moslemtoday.com : Presiden Rusia, Turki dan Iran – Vladimir Putin, Recep Tayyip Erdogan dan Hassan Rouhani – telah menyatakan posisi mereka atas konflik di Suriah dan sepakat untuk mengakhiri perang di Suriah sesegera mungkin.

“Menolak semua upaya untuk menciptakan konflik baru di Suriah dengan dalih memerangi terorisme dan menyatakan tekad bersama untuk melawan agenda separatis yang bertujuan merusak kedaulatan dan integritas teritorial Suriah serta keamanan nasional negara-negara tetangga,” bunyi pernyataan bersama usai pertemuan mereka di Ankara, Rabu, (4/4/18).

Para presiden sepakat untuk menekankan pentingnya memisahkan kelompok-kelompok teroris di Suriah dari kelompok-kelompok oposisi bersenjata yang mematuhi perjanjian damai.

“Dalam perang melawan terorisme, perlu memisahkan kelompok-kelompok teroris dari kelompok-kelompok oposisi bersenjata yang telah bergabung dengan perjanjian gencatan senjata untuk mencegah jatuhnya korban sipil baru,” tambah bunyi pernyataan tersebut.

“Para presiden menyerukan kepada masyarakat internasional, khususnya PBB dan lembaga-lembaga kemanusiaannya untuk meningkatkan bantuannya ke Suriah dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan tambahan, memfasilitasi aksi kemanusiaan, memulihkan aset infrastruktur dasar, termasuk fasilitas sosial dan ekonomi, dan melestarikan peninggalan sejarah,” kata pernyataan itu.

Presiden Erdogan menyerukan untuk menjaga integritas teritorial Suriah. Erdogan menegaskan kembali bahwa tujuan operasi militer Turki di Suriah adalah untuk memerangi milisi Kurdi yang menjadi ancaman bagi Turki. Erdogan mengatakan bahwa pasukan Turki tidak akan menghentikan tindakan mereka sampai mereka membawa keamanan dan stabilitas ke daerah-daerah di bawah kendali milisi, Manbij pada khususnya.

Sementara itu, Rouhani menuduh Amerika Serikat mencoba mengambil manfaat dari perang di Suriah. “Sayangnya, beberapa kekuatan besar, termasuk Amerika Serikat, ingin menggunakan kelompok-kelompok teroris seperti ISIS dan Front Al Nusra sebagai alat di wilayah ini,” kata Rouhani.

Rouhani menggarisbawahi bahwa konflik Suriah tidak memiliki resolusi militer, mendesak untuk menghormati kedaulatan Suriah. Dia menambahkan bahwa Iran-Rusia-Turki setuju untuk membantu rakyat Suriah dalam pemulihan kehidupan damai dan mengatakan bahwa setiap upaya untuk menghancurkan Suriah akan digagalkan.

Sedangkan Putin mengatakan, kedua pihak sepakat untuk memperluas upaya perdamaian. Putin menekankan bahwa mempolitisasi bantuan kemanusiaan untuk Suriah tidak dapat diterima dan Putin menekankan perang ketiga negara untuk masa depan Suriah. “Kami memberi perhatian khusus pada pemulihan pasca-konflik Suriah,” kata Putin dan menambahkan bahwa Rusia menyambut baik inisiatif Erdogan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bersama di Suriah. (DH/MTD)

Sumber : Sputnik, Daily Sabah | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here