Putin : Upaya bersama Rusia-Turki-Iran Mengenai Penyelesaian Konflik Suriah Membuahkan Hasil

775

Moslemtoday.com : Upaya bersama Rusia, Turki dan Iran mengenai penyelesaian konflik Suriah membuahkan hasil, karena tingkat kekerasan telah menurun di negara tersebut, kata Vladimir Putin setelah bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Putin dan Erdogan menggelar konferensi pers setelah pertemuan empat jam. Selain Suriah, mereka membahas beberapa isu bilateral lainnya, mulai dari usaha bersama kontraterorisme hingga kerja sama ekonomi di bidang perdagangan dan energi.

“Saya ingin mencatat dengan puas bahwa kerja sama kami dengan Turki dan Iran sebagai penjamin proses ‘Astana’ terus membuahkan hasil yang nyata. Tingkat kekerasan telah dipastikan menurun dan kondisi yang menguntungkan diciptakan untuk mempromosikan dialog antar-Suriah di bawah bantuan PBB,” ungkap Putin, seperti dilansir dari Russia Today, Rabu, (15/11/2017).

Putin dan Erdogan juga sepakat untuk meningkatkan upaya untuk memastikan normalisasi jangka panjang di Suriah, terutama untuk memajukan proses penyelesaian politik dan untuk membantu orang-orang Suriah dalam rekonstruksi pascakonflik.

Pemimpin Turki tersebut memuji Putin dengan mengatakan bahwa pertemuan di Astana telah memberikan kontribusi untuk mengurangi kekerasan di wilayah ini. Erdogan menambahkan, “Kami sampai pada sebuah kesepakatan bahwa, pada saat ini, ada dasar, yang memungkinkan kita untuk fokus pada resolusi politik tentang krisis Suriah.”

Setelah pertemuan Putin-Erdogan, sekretaris Kremlin, Dmitry Peskov, ditanya apakah seruan Erdogan untuk AS dan Rusia untuk menarik pasukan dari Suriah masuk dalam agenda. Peskov menjawab bahwa isu yang dibahas antara kedua pemimpin tersebut jauh lebih rumit dan tidak untuk diungkapkan kepada publik.

Sebelum berangkat ke Sochi, Erdogan mengomentari pernyataan gabungan Rusia-AS tersebut, di mana negara-negara tersebut sepakat bahwa tidak ada solusi militer untuk krisis Suriah, dengan mengatakan, bahwa dalam kasus ini, mereka harus menarik pasukan mereka keluar. Surat kabar Hurriyet Turki melaporkan bahwa Erdogan berjanji untuk  berbicara dengan Putin juga tentang ini.

Rusia, Turki dan Iran adalah penjamin dari empat zona de-eskalasi di Suriah, yang disepakati dalam pembicaraan di ibukota Kazakhstan, Astana pada bulan Mei lalu, dan yang menyebabkan penurunan kekerasan di negara yang dilanda perang tersebut.

Kesepakatan tersebut, yang disetujui oleh pemerintah Suriah, bertujuan untuk menentukan mana kelompok-kelompok ekstremis seperti : ISIS, Front Al-Nusra dan mana kelompok moderat. Pasukan Rusia, Iran dan Turki memantau situasi di zona yang ditentukan untuk menghindari bentrokan antara faksi-faksi yang berperang. (DH/MTD)

Sumber : RT

📲 Akses lebih mudah… Install aplikasi Moslemtoday.com di Play Store: klik: https://play.google.com
📪 Mari gabung bersama media sosial Moslemtoday.com, silakan klik : Telegram : Grup, Channel, Instagram, WhatsApp: Grup 1, Grup 2, Grup 3, Grup 4, Twitter, Facebook

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here