Putri dan Cucunya Mengenakan Cadar, Foto Keluarga Wiranto Jadi Pembicaraan Warganet

5249

Moslemtoday.com : Foto keluarga Menko Polhukam Wiranto tengah jadi pembicaraan di kalangan warganet. Foto itu memperlihatkan keluarga Wiranto usai prosesi pemakaman cucunya, Achmad Daniyal Alfatih, di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (16/11).

Dalam foto itu, Wiranto dan istri, Rugaiya Usman Wiranto, duduk bersama anaknya, Amalia Sianti atau Lia Wiranto, dan cucu-cucu lain di samping gundukan tanah merah kuburan Achmad. Wiranto mengenakan baju koko berwarna putih dan peci hitam. Adapun istrinya mengenakan baju putih dipadu jilbab yang juga berwarna putih.

Lia Wiranto duduk di depan mengenakan cadar di samping suaminya, Abdi Setiawan, yang mengenakan surban putih. Dua anak Lia juga mengenakan cadar.

Tidak sedikit warganet yang kaget melihat foto keluarga ini. Misalnya, pemilik akun Facebook, Kastoto Suwardi, yang mengunggah beberapa foto saat prosesi pemakaman Achmad, termasuk foto keluarga Wiranto usai pemakaman.

“Innaa lillahi wa innaa ilaihi rajiun telah wafat cucu Pak Wiranto (anak dari Lia (bercadar) binti Wiranto). Btw, ada yang unik di keluarga beliau,” tulis Kastoto.

Sementara pemilik akun Twitter @ekakurnia82 selain menyatakan turut berduka cita atas musibah itu, juga menyinggung soal cadar yang dikenakan putri Wiranto dan dua cucunya.

“Yang teriak-teriak cadar disamakan dengan pelaku terorisme atau bagian dari kelompok Wahabi, mana suaranya? Keluarga Pak Wiranto, anak dan mantunya ada yang pakai gamis, celana cingkrang, berjidat hitam dan wanitanya bercadar. Semoga cucu Pak Wiranto menjadi sebab kedua orang tuanya dimasukkan ke dalam surga bersama kakek dan neneknya. Amin YRA. Masya Alloh, Tabarakallahu,” ujarnya.

Achmad yang baru berusia 15 bulan meninggal dunia pada Kamis (15/11) malam setelah tercebur ke dalam kolam ikan. Ia dimakamkan di pemakaman keluarga, Kelurahan Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (16/11).

Ketika peristiwa naas itu terjadi, Wiranto sedang mendampingi Presiden Joko Widodo di KTT ASEAN di Singapura. Untuk menghadiri pemakaman cucunya, Wiranto pulang lebih dahulu. Achmad dimakamkan di samping makam putri Wiranto, Nataria Sofianti, yang meninggal 4o tahun lalu.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengklarifikasi isu tentang keluarganya yang disebut-sebut beraliran Islam radikal.

“Banyak masyarakat terkejut, media sosial ramai membincangkan tentang mereka. Ada yang senang dan ada pula yang mencerca dengan prasangka dan cara mereka. Bahkan mencoba menghubung-hubungkan dengan tugas dan jabatan saya sebagai Menko Polhukam,” kata Wiranto dalam keterangan tertulisnya yang diperoleh Suara.com, Senin (19/11/2018).

“Saat ada orang yang mencibir dan memfitnah, sayapun hanya tertawa, karena memang tidak perlu saya layani. Agar anak dan cucu saya dapat menghadap Allah yang Maha Kasih dengan tenang, maka tidak ada salahnya kalau saya menjelaskan tentang keluarga saya dan prinsip-prinsip kehidupan yang saya berikan kepada mereka,” ujar dia.

“Kamu boleh kenakan baju apa saja, selama kamu merasa nyaman tetapi yang penting janganlah penampilanmu hanya untuk pamer tentang ke-Islamanmu, karena kedalaman agamamu bukan diukur dari pakaianmu atau penampilanmu, tetapi akhlak dan perilakumulah yang lebih utama,” jelasnya.

Wiranto menambahkan, ia memberikan kebebasan kepada anak-anak dan cucunya untuk bekerja sesuai keinginan mereka. Ia selalu menekankan kepada mereka untuk berusaha memberikan kebaikan kepada negeri ini dan bukan malah merepotkan negeri ini.

Sumber : RMOL | Suara.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here