Qatar Dikucilkan Negara Arab Karena Sikap Politik Kerap Berseberangan di Kancah Internasional

2688

Moslemtoday.com : Pengamat Politik Timur Tengah UIN Syarif Hidayatullah, Ali Munhanif, menilai alasan utama Qatar dikucilkan oleh Arab Saudi dan negara lain karena sikap politik Qatar kerap berseberangan dengan negara-negara tetangganya di kancah Internasional. Di samping itu, Qatar juga gencar menyuarakan reformasi pemerintahan negara-negara Arab.

Ia melihat, Qatar sebagai sebuah kekuatan ekonomi politik baru di Timur Tengah yang mereformasi dirinya saat mulai berkembang di era 1990-an. Ia menyebut, setelah Arab Spring, rezim politik di negara-negara Arab tak hanya terdiri dari rezim republik dan monarki.

“Ada juga monarki konervatif dan monarki yang tereformasi. Qatar termasuk monarki yang tereformasi,” ujar Ali dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir dari KOMPASCOM, Sabtu (10/6/2017).

Selain itu, Ali menambahkan, sikap politik internasional Qatar juga kerap berbeda dengan negara-negara Arab seperti Arab Saudi, Bahrain, dan selainnya dalam keberpihakannya terhadap Iran. Sementara itu, Iran dan Arab Saudi kerap bersebrangan di kancah politik internasional.

Karena sikap politiknya yang kerap mendorong reformasi sistem monarki di negara-negara Arab dan keberpihakannya terhadap Iran, Ali mengatakan, pengaruh Qatar dikhawatirkan dapat mengancam eksistensi sistem monarki konservatif di negara-negara Arab.

“Qatar diperhatikan secara utama. Ada kekhawtiran rezim konservatif di teluk, kalau dibiarkan Qatar akan mendorong adanya Arab Spring jilid dua,” papar Ali. (DH/MTD)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here