Qatar Mengajukan Tuntutan ke Pengadilan Arbitrase Internasional untuk Mengakhiri Blokade Teluk

628
Images : Judges of the International Court of Justice. UN Photo/ICJ-CIJ

Moslemtoday.com : Qatar telah mulai mengajukan tuntutan ke Pengadilan Arbitrase Internasional dalam upaya untuk mengakhiri blokade Teluk yang diberlakukan oleh tiga tetangga Arab dan Mesir.

Juru bicara kementerian luar negeri Qatar, Lulwa Al Khater mengumumkan langkah tersebut pada hari Rabu ini, beberapa hari setelah penyelidikan PBB mengatakan bahwa blokade Teluk berdampak negatif pada masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami sudah mulai bergerak secara internasional untuk menyelesaikan sengketa, pergi ke ke pengadilan internasional atau institusi PBB untuk mengakhiri blokade ini. Semua pilihan tersedia untuk kita,” kata Khater dalam konferensi pers di Doha, ibukota Qatar, seperti dilansir dari Al Jazeera, Rabu, (10/1/18).

Pada bulan November 2017 lalu, perwakilan dari Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR) mengunjungi Qatar, di mana mereka melakukan pertemuan dengan 20 kelompok pemerintah dan masyarakat sipil, serta orang-orang yang terkena dampak blokade tersebut.

Setelah kunjungan misi tersebut dari tanggal 17 sampai 24 November, OHCHR mengeluarkan sebuah laporan dan mengirimkan salinannya ke Komite Hak Asasi Manusia Nasional Qatar (NHCR).

“Laporan tersebut berasal dari sudut pandang internasional yang netral dan memiliki poin penting. Blokade tersebut telah menyebabkan kerusakan material dan moral terhadap warga negara Qatar,” ungkap Khater. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here