Qatar Terancam Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

1061
FIFA president Joseph Blatter opens the envelope to reveal that Qatar will host the 2022 World Cup at the FIFA headquarters in Zurich on December 2, 2010. Qatar became the first Arab, Middle Eastern or Muslim country to be awarded the right to stage football's World Cup. AFP PHOTO/KARIM JAAFAR / AFP PHOTO / KARIM JAAFAR

Moslemtoday.com : Sebuah laporan yang diterbitkan oleh BBC mengungkapkan bahwa Qatar kemungkinan tidak jadi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 karena krisis diplomatik dengan negara tetangganya di Teluk yang memperingatkan perusahaan konstruksi memasuki proyek Piala Dunia.

Laporan tersebut memperingatkan perusahaan-perusahaan yang bekerja di program infrastruktur Doha senilai $ 200 miliar dolar dan menyebutnya sebagai “proyek berisiko tinggi”, seperti dilansir dari Al Arabiya, Ahad, (8/10/2017).

Sebuah studi yang diteliti oleh Konsultan manajemen Cornerstone Global mengkaji dampak krisis diplomatik saat ini terhadap Qatar setelah Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain memberlakukan blokade darat, hubungan udara dan laut mereka sejak awal juni 2017 lalu.

Laporan tersebut menunjukkan adanya dugaan korupsi – baik dalam proses penawaran dan pembangunan infrastruktur Piala Dunia 2022, serta risiko tidak membayar dan tidak ada kemampuan realistis untuk memberlakukan kontrak hukum apapun.

Laporan tersebut menambahkan bahwa sumber-sumber konstruksi di Qatar sudah merasakan dampak dari sanksi tersebut, dengan harga logistik yang mulai mahal, karena harga telah meningkat antara 20 dan 25% sejak pemberlakuan blokade Teluk.

Cornerstone juga melaporkan bahwa beberapa anggota Komite Tinggi Qatar 2022 telah mengancam untuk mengundurkan diri karena campur tangan yang berlebihan oleh pejabat senior mengenai pembelanjaan dan dugaan korupsi. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here