Qatar Tetap Tolak Tuntutan Arab Namun Siap Berdialog Membahas Permintaan Yang Masuk Akal

1236

Moslemtoday.com : Qatar tetap menolak untuk memenuhi 13 daftar tuntutan yang diajukan oleh Koalisi Teluk, Arab Saudi, Bahrain, Mesir dan UEA dalam masa tenggang waktu 10 hari. Namun Qatar mengatakan negaranya siap untuk berdialog membahas permintaan yang realistis untuk mengakhiri krisis regional.

Qatar menilai daftar tuntutan yang diajukan oleh negara Arab pekan lalu mengandung beberapa tuntutan yang tidak mungkin dipenuhi karena tidak berdasar. Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani mengatakan bahwa tuntutan tersebut tidak masuk akal.

“Kami tidak bisa mengakui hubungan dengan apa yang disebut ISIS, al-Qaeda dan kelompok militan Syiah Lebanon Hizbullah karena Qatar tidak memiliki adanya hubungan seperti itu,” ungkap Sheikh Al-Thani. “Dan kami juga tidak bisa mengusir anggota Garda Revolusi Iran karena mereka tidak ada satupun di Qatar,” tambahnya.

Sheikh Al-Thani mengatakan bahwa Qatar tidak mungkin mengakui hal-hal yang tidak pernah kami lakukan, “kami harus menyimpulkan bahwa tujuan ultimatum ini bukanlah untuk mengatasi masalah yang diajukan, namun sebenarnya untuk menekan Qatar untuk menyerahkan kedaulatannya. Ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah kami lakukan, namun jika tuntutan itu realistis, kami tentunya siap untuk berdialog, ” tegas Al-Thani.

Tuntutan yang diajukan Arab Saudi dan koalisi Teluk di antaranya memutus hubungan diplomatik dengan Iran, Menghentikan pembangunan pangkalan militer Turki, menutup jaringan media Al Jazeera, memutus hubungan dengan Ikhwanul Muslimin, Al-Qaeda, dan ISIS, serta membayar sejumlah kompensasi kepada GCC atas kerugian finansial yang disebabkan oleh kebijakan Qatar”. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya | Al Jazeera 

 

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here