Raja Yordania ke Pence : “Jerusalem adalah kunci bagi umat Islam dan Kristen”

862
Isi teks foto disini

Moslemtoday.com : Raja Yordania Abdullah II menerima wakil presiden AS, Mike Pence di Istana Amman dalam kunjungan resmi Pence ke Timur Tengah pasca penetapan AS menyatakan Jerusalem ibukota Israel. Mike Pence dijadwalkan melakukan kunjungan ke Mesir, Yordania dan Israel.

Dalam sambutannya saat melakukan pembicaraan dengan Mike Pence di Amman, Raja Yordania menyatakan bahwa satu-satunya solusi untuk konflik Israel-Palestina adalah pengakuan solusi dua negara, Israel dan Palestina.

Raja Yordania mengungkapkan keprihatinannya tentang dampak regional dari keputusan Trump. Raja Abdullah mengatakan bahwa dia “terus menyuarakan selama setahun terakhir keprihatinannya mengenai kebijakan sepihak AS yang tidak akan menyelesaikan konflik Israel Palestina.”

“Jerusalem adalah kunci bagi umat Islam dan Kristen seperti halnya Israel menganggap Jerusalem kunci bagi umat Yahudi,” ungkap Raja Abdullah, seperti dilansir dari Daily Sabah, Ahad, (21/1/18).

“Kota ini adalah kunci untuk perdamaian di wilayah ini. Hari ini kita memiliki tantangan besar untuk diatasi, terutama dengan meletusnya ketegangan baru di wilayah ini pasca penetapan keputusan AS,” kata Raja Abdullah.

Orang-orang Palestina memandang pengakuan Trump terhadap Jerusalem sebagai ibukota Israel sebagai keputusan sepihak.

Sementara itu, Mike Pence mencoba meyakinkan Raja Abdullah bahwa pemerintahan AS tetap berkomitmen untuk memulai kembali upaya perdamaian Israel-Palestina. Pence mengatakan bahwa Yordania sebagai pemain sentral.

Mike Pence juga mengatakan bahwa “Amerika Serikat tetap berkomitmen, jika para pihak menyetujui, untuk solusi dua negara.”

Pence mengatakan kepada raja Yordania bahwa Trump menjelaskan pengumumannya di Jerusalem tetap menghormati peran Yordania sebagai penjaga situs suci Al-Quds Al-Sharif. Pence mengatakan Yordania akan terus memainkan peran sentral dalam upaya perdamaian di masa depan.

Dalam kunjungan tersebut, Pence tidak jadi bertemu dengan pemimpin Palestina. Para pemimpin Palestina marah dengan keputusan Trump tentang Jerusalem, dan menyatakan menolak untuk bertemu dengan para delegasi maupun pemimpin AS dan menolak AS menjadi mediator dalam perundingan damai Israel-Palestina. (DH/MTD)

Sumber : Daily Sabah | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here