Ratusan Wisatawan Asal Cina Disambut Hangat oleh Pemprov Sumbar di BIM

279

Moslemtoday.com : Hangat dan bersahabat. Begitu suasana penyambutan lebih dari 150 wisatawan asal Kota Kunming, Provinsi Yunan, Cina, saat tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (26/1/2020). Diiringin Tari Pasambahan, tarian khas Minangkabau untuk memuliakan tamu yang datang, para wisatawan langsung ditunggu oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Sekda Provinsi Alwis, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial, beberapa pejabat lainnya, dan para awak pers.

Wacana hot terkini soal virus corona tampaknya tidak jadi satu kerikil penghalang dalam Sumbar menerima kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang berasal dari negara sumber hadirnya virus tersebut.

“Untuk kasus corona, kalaulah sekiranya berbahaya, turis yang bersangkutan punya dampak ke negara kita, maka tentu dari Kemenlu atau dubes-dubes terkait tidak akan berikan visa pada mereka untuk masuk Indonesia. Kalau visa diberikan, berarti boleh. Kalau boleh, Kita di daerah tidak bisa menolak orang datang cukup syarat. Tentu pemerintah masih melihat bahwa kondisinya terseleksi tidak berbahaya bagi kita,” ungkap Irwan terkait kekhawatiran dibawanya virus corona oleh para wisman ini, Minggu (26/1/2020).

Dikatakan Gubernur, momen ini sebenarnya sudah lama dirancang oleh berbagai pihak, jauh sebelum persoalan corona mengapung ke publik. Penjajakan untuk memancing wisman Cina berkunjung ke Sumbar, dikatakan, telah diupayakan secara maksimal dan salah satu buahnya adalah kehadiran 150 lebih wisatawan Cina ini.

“Kami di sini menjalankan program yang sudah Kita rancangan. Tapi hari ini bertepatan dengan kejadian terkini (red-kasus virus corona),” imbuhnya.

Dijelaskan, Pemprov Sumbar telah melakukan antisipasi terkait ancaman virus corona. Dari Kota Kunming sendiri, disebutkan, makan waktu perjalanan dua jam lebih dengan pesawat untuk bisa ke Wuhan, daerah sumber virus.

“Gambarannya dari sini ke Jogya. Para wisatawan tersebut, dari Kunmin sudah diperiksa. Alhamdulillah tidak ada yang suhunya lebih dri 38 derajat celcius. Mereka tadi juga telah diperiksa di pesawat. Kemudian, diperiksa juga di bawah (red-pintu kedatangan),” terang Irwan lagi.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (paling kiri) memberi kata sambutan pada para wisman dari Kota Kunming, Yunan, Cina. (Foto: Yeyen)

Di tempat yang sama, Sekda Prov  Alwis juga menegaskan bahwa pemerintah daerah, terutama Provinsi, telah melakukan antisipasi yang cukup ketat.

“Kita semua tahu dan mendengar, bahwa sekarang sedang marak virus corona. Sebuah virus yang berasal dari negeri yang kebetulan pada hari ini orang-orangnya akan berkunjung ke Sumbar. Tapi kalau kita lihat itu di Cina, terdiri dari beberapa provinsi, ini tamu yg akan datang dari Kota Kunming, Provinsi Yunan, memang dari Cina juga. (red-Yunan sangat jauh jaraknya dari Wuhan),” Alwis mengemukakan.

Disebutkan, pemerintah tentu tidak bisa menolak keinginan para wisman yang akan menginap selama lima hari empat malam di Kota Padang dan Kota Bukittinggi tersebut.

“Yang jelas, mereka tentu sudah ada SOP. Bagi orang awam mungkin tidak paham, bagaimana kita menangkal dan menjaga daearh kita. Dari sana mereka sudah discan dengan thermo scanner, alat kesehatan untuk mendeteksi ketika orang yang akan berkunjung itu mengidap penyakit. Itu sejak dari keberangkatan. Kemudian dari pesawat, tentu juga dilakukan pendeteksian. Bahkan sampai di sini, kita juga lakukan SOP yang sudah jadi acuan bagi kita dalam menerima kunjungan wisatawan yang akan datang ke Sumatera Barat,” Alwis menekankan.

Jika terdeteksi adanya wisman yang bersuhu mencurigakan dan ditenggarai membawa virus yang mematikan terebut, ditambahkan, petugas sudah punya SOP untuk mengisolasi dan membawa orang yang bersangkutan untuk diberi penanganan agar virus tidak tersebar ke masyarakat di Sumbar.

Sekdaprov Alwis (paling kiri), didampingi Kadispar Novrial (dua dari kiri), saat diwawancara wartawan di BIM, Minggu (26/1/2020). (Foto: Yeyen)

Akan habiskan lima hari empat malam di Sumbar

Sedikitnya 150 wisman asal Kota Kunming, Provinsi Yunan, Cina, yang mendarat di BIM pada Minggu (26/1/2020) pagi, akan menikmati liburan di beberapa daerah di Sumbar. Mereka akan menghabiskan waktu lima hari empat malam dan menginap di Kota Padang selama tiga hari serta menginap di Kota Bukittinggi selama dua hari.

Begitu tiba di bandara, para turis harus menjalani pemeriksaan imigrasi dan suhu tubuh menggunakan thermal scanner. Para wisman disambut hangatnya sambutan para petinggi di Sumbar dan seni tradisional Minangkabau yang menggunakan talempong. Tampak wajah penuh semangat eksplorasi dari para wisman. Tua muda, bahkan anak-anak Kunming yang dibawa para orangtua mereka untuk berlibur di ranah minang, tidak menunjukkan wajah lelah perjalanan. Berdasarkan pantauan SumbarFokus, para wisman tersebut menunjukkan binar wajah antusias untuk berliburan di Sumbar.

Diketahui, para wisman ini didatangkan oleh PT Marawa Coporate, bekerja sama dengan Coco’s Tour, selaku biro perjalanan yang mendatangkan wisatawan Cina ke Sumbar. Kedua perusahaaan ini memastikan bahwa mereka yang akan berkunjung tidak terjangkit virus corona yang saat ini sedang mewabah di negeri tirai bambu tersebut.

Sebelumnya, Pimpinan PT Marawa Corporate Darmawi mengatakan seluruh WNA Cina berangkat dari Bandara Kunming di Provinsi Yunan yang berada di kawasan pegunungan Tiongkok melalui penerbangan langsung dalam waktu empat jam perjalanan. Menurut dia lokasi tersebut jauh dari daerah Wuhan yang berjarak sekitar 19 jam perjalanan dan mereka yang akan berangkat ke Sumbar harus melalui pemeriksaan di Bandara Kunming.

Sementara, diketahui, Bandara Kunming masih membuka penerbangan luar negeri dan artinya lokasi itu tidak terpapar virus corona. Selain itu pihak otoritas bandara di sana melakukan pemeriksaan kesehatan dengan alat pemindai suhu dan pemeriksaan.

Dalam kesempatan kehadiran para wisman tersebut, perwakilan Coco’s Tour, Lentono, menjelaskan bahwa seratusan wisman tersebut diagendakan untuk paket promosi yang kontennya terdiri dari kunjungan ke Pulau Pasumpahan, Swarna Dwipa, Pulau Padang, perjalanan menyenangkan ke Kota Bukittinggi, Tanah Datar, kunjungan ke Istana Pagaruyung, menyaksikan atraksi Pacu Jawi, mengunjungi Pantai Air Manis dan Pantai Padang, serta merasakan suasana China Town di Padang dan suasana religi di Masjid Raya Sumbar.

“Yang membuat menarik mereka, destinasi Kita yang masih alami, pantai yang bagus, dan budaya yang sangat bagus. Sebenarnya tamu Cina ini spesifik ke pulau. Selain destinasi tadi, pulau yang mereka incar. Pulau dengan pasir putih yang halus dan bagus jadi salah satu yang menarik. Perbedaan kulturan antara Cina dengan sumbar yang berbeda juga mereka ingin lebih paham lagi,” ungkap Lentono pada SumbarFokus.

Kehadiran para wisman dari Kota Kunming ini diharapkan memberikan dampak perekonomian yang baik pada masyarakat Sumbar, khususnya masyarakat di daerah-daerah yang dikunjungi oleh para wisatawan tersebut. (Foto: Yeyen)

Seperti diakui oleh salah seorang turis, Gina (27), kunjungan ini merupakan kunjungan pertama dirinya ke Indonesia, juga ke Sumatera Barat. Gina mengaku, dirinya sangat berkeinginan menyaksikan langsung keindahan destinasi Sumatera Barat yang dijanjikan biro perjalanan. Dia mengaku sangat senang bisa menginjakkan kaki ke Sumbar.

Tak hanya Gina, beberapa wisman lainnya yang sempat ditanya SumbarFokus juga mengaku senang dan sangat antusias untuk menikmati suasana liburan di Sumbar ini.

Tak hanya kehangatan ditunjukkan oleh pemerintah daerah dengan seremoni sambutan, kehangatan juga ditunjukkan oleh para turis yang datang. Berdasarkan pantauan, wisman yang hadir juga ada yang berlatarbelakang muslim. Terlihat dari pakaian anggota keluarga perempuan yang mengenakan jilbab dan seruan assalamu’alaykum-nya kepada wartawan SumbarFokus. Keluarga muslim tersebut menunjukkan rasa senang, ketika ditanya SumbarFokus mengenai perasaan saat menginjakkan kaki di Sumbar.

Sumber : Sumbarfokus.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here