Rezim Assad Tolak Permintaan AS untuk Tarik Pasukan Iran

642

Moslemtoday.com : Rezim Suriah Bashar Assad menolak permintaan Amerika Serikat untuk menarik pasukan Iran dan militan Hizbullah Lebanon dari negara yang dilanda perang itu. Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mikdad mengatakan bahwa “permintaan tersebut tidak ada dalam agenda diskusi, karena ini menyangkut dengan kedaulatan Suriah.”

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengeluarkan daftar tuntutan untuk kesepakatan nuklir baru dengan Iran, termasuk penarikan pasukan Iran dari Suriah, di mana mereka telah memberikan dukungan penting kepada pemerintah Presiden Bashar Assad. Rusia juga merupakan sekutu penting Assad, dan telah melancarkan kampanye udara di Suriah sejak 2015.

Mikdad mengatakan dalam pernyataannya bahwa Suriah “sangat menghargai” dukungan militer Rusia serta dukungan dari Iran dan Hizbullah terhadap rezim Assad. Dia menambahkan bahwa “Suriah tidak akan membiarkan siapapun mengangkat isu untuk menarik pasukan Iran dari Suriah.

“Mereka yang meminta sesuatu seperti itu dan ini jelas bukan teman-teman kami, mereka sedang mempertimbangkan kemungkinan intervensi di seluruh bagian Suriah, termasuk dukungan teroris di Suriah dan tempat lain di kawasan itu,” kata Mikdad, seperti dikutip dari Associated Press, Kamis, (24/5/2018).

Pada pertemuan dengan Assad, yang mengunjungi Sochi pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mencatat bahwa penyelesaian politik di Suriah harus mendorong negara asing untuk menarik pasukan mereka.

Duta Besar Rusia untuk untuk Suriah, Alexander Lavrentyev, kemudian berkomentar bahwa pernyataan pemimpin Rusia itu ditujukan kepada Amerika Serikat dan Turki, bersama dengan Iran dan Hezbollah. Ini menandai contoh langka di mana Moskow menyarankan agar Iran tidak mempertahankan kehadiran militer permanen di negara tersebut.

Rusia telah menyatakan bahwa pasukannya hadir di Suriah karena permintaan dari pemerintah Suriah, sementara kehadiran militer AS dan lainnya adalah ilegal. (DH/MTD)

Sumber : Associated Press, Al Arabiya | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here