Moslemtoday.com : Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk keras putusan Parlemen Amerika Serikat (AS) yang meloloskan undang-undang “Justice Against Sponsors of Terrorism Act (JASTA)”. Undang-undang ini akan mengizinkan keluarga korban 11 September 2001 atau 9/11 untuk menggugat kerajaan Saudi.
“Diizinkannya oleh Kongres AS untuk mengajukan tuntutan hukum yang akan dibuka melawan Arab Saudi atas serangan 9/11 sangat disayangkan,” kata Presiden Turki, Tayyip Erdogan dalam sebuah pernyataan.
“Ini bertentangan dengan prinsip pertanggungjawaban pidana individu untuk kejahatan. Kami berharap langkah palsu ini akan dipulihkan secepat mungkin,” sambungnya, seperti dilansir dari Al-Arabiya, Senin, (3/10/2016).
Sebelumnya, Pemerintah Saudi mengatakan, berlakunya JASTA adalah sebuah keprihatinan besar. Mereka menyerukan Kongres AS untuk menghindari konsekuensi yang tidak diinginkan, yang mungkin terjadi, tanpa menjelaskan lebih lanjut tentang apa dampaknya nanti.
Obama menyebut UU 9/11 akan menempatkan AS pada preseden yang berbahaya, sementara Arab Saudi memperingatkan AS akan konsekwensi bencana jika UU tersebut disahkan.
“Erosi kekebalan terhadap kedaulatan akan memiliki dampak negatif pada semua negara, termasuk AS,” kata kementerian Luar Negeri Saudi dalam sebuah pernyataan.
Sumber : Al-Arabiya | Weblink : http://english.alarabiya.net/en/News/middle-east/2016/10/02/Erdogan-slams-US-Congress-over-Saudi-9-11-law.html